Suara.com - Intip Cara Jonathan Frizzy Mengasah Kemampuan Intelektual Anak.
Memiliki 3 orang anak menjadikan Jonathan Frizzy lebih fokus memberi perhatian dan dukungan kepada anak agar putra-putrinya tumbuh menjadi anak hebat. Bersama sang istri, Dhena Devanka, ia berupaya mengasah segala kemampuan yang dimiliki si buah hati.
“Sebagai orangtua, saya sadar bahwa pada usia di atas satu tahun, kemampuan daya pikir, intelektual, emosi dan sosial berkembang sangat pesat. Pada masa inilah saat yang tepat bagi saya sebagai orang tua memperhatikan asupan nutrisi anak agar ia dapat tanggap secara intelektual, emosi, dan sosial," ungkap lelaki yang akrab disapa Ijonk itu saat ditemui Suara.com, belum lama di kawasan Bekasi.
Untuk itu, Ijonk selalu berupaya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi mereka untuk membantu mereka selalu siap dalam menerima stimulasi untuk mengasah rasa peduli dan daya pikir sejak dini.
Jonathan Frizzy mengaku mulai melakukan stimulasi rasa peduli si kecil dengan mengajarkan anak mengungkapkan perasaan, memiliki rasa peduli terhadap lingkungan sekitar hingga melakukan aksi kecil yang bermanfaat bagi orang lain.
"Kita sebagai orangtua kini ditantang bagaimana mengasah rasa peduli dan daya pikir si Kecil melalui berbagai permainan edukatif agar anak dapat memahami banyak situasi sosial di sekitarnya serta dapat bersosialisasi dengan anak-anak seusianya," sambungnya.
Ijonk mengaku senang ketika melalukan social experment terhadap anak-anaknya. Dari kejauhan ia memantau hal apa yang dilakukan anak-anak ketika melihat temannya kesusahan.
"Jadi suatu hari kami sedang di toko mainan, kemudian ada maian jatuh. Saya perhatikan anak saya yang berusia 4 tahun mengambil main itu, lalu ia bertanya kepada anak lain yang ada di dekat situ, 'ini punya kamu bukan?' Terus anak itu menjawab 'bukan', kemudian sama dia diambil mainan itu terus ditaruh lagi ditempat mainannya. Dari situ saya cukup senang dia sudah mulai peduli dengan situasi sekitar," celotehnya.
Sementara itu, sang istri yang sehari-hari lebih banyak menghabiskan waktu dengan anak-anak, lebih banyak mengajarkan hal-hal kecil yang sangat penting tapi sering kali dilakukan.
Baca Juga: Lelaki yang Ancam Perkosa Anak Jonathan Frizzy Dibekuk Polisi
"Sebelum berangkat sekolah saya pastikan anak-anak semangat menyambut harinya dan tidak cemberut di sekolah. Jadi saya mint semuanya senyum, berpamitan, menyapa teman-teman, berterima kasih, meminta maaf, dan menolong," ucap Dhena.
Bahkan, Dhena mengku senang ketika melihat anak-anaknya mau membukakan pintu untuk temannya, membantu membawakan barang, dan memberi solusi ketika teman lain kesulitan.
"Saya harus memastikan anak-anak peka dan memiliki kemampuan intelektual, sosial, serta emosi yang baik. Maka selain mengajarkan, saya juga memberi nutrisi yang baik. Anak-anak harus minum susu dan istirahat cukup," bebernya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak
-
Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan
-
Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah
-
Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress
-
Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama
-
Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol