Suara.com - Ilham Akbar Habibie, putra pertama mendiang BJ Habibie akhirnya meluruskan isu perihal kondisi mata sang adik, Thareq Kemal Habibie, yang beberapa bulan ini menjadi sorotan publik.
Bahkan sempat terdengar isu bahwa mendiang Presiden ke-3 Indonesia mendonorkan kornea matanya untuk putra bungsu.
"Penyakitnya retina, kalau kornea bukan penyakitnya Thareq," jelas Ilham pada Jumat (13/9/2019), mengutip Antara.
Menurut Ilham, penyakit yang dinamakan dengan glaukoma ini telah merusak retina matanya. Dan ternyata, kondisi ini disebabkan oleh penyakit gula atau diabetes yang sudah diderita Thareq selama bertahun-tahun.
Berdasarkan American Diabetes Association, penyakit diabetes memang dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan serius lainnya.
Berikut beberapa komplikasi yang disebabkan oleh diabetes:
- Komplikasi kulit
Kondisi kulit yang mudah diderita oleh penderita diabetes tetapi juga diderita oleh non-diabetes termasuk infeksi bakteri, infeksi jamur serta gatal-gatal.
Masalah kulit lainnya yang terjadi sebagian besar atau hanya pada penderita diabetes termasuk dermopati diabetik, necrobiosis lipoidica diabeticorum, lepuhan, dan xanthomatosis eruptif.
Baca Juga: Bagaimana Gejala & Cara Pencegahan Glaukoma Seperti yang Diderita Thareq?
- Komplikasi mata
Anda mungkin pernah mendengar bahwa diabetes menyebabkan masalah mata dan dapat menyebabkan kebutaan. Penderita diabetes memang memiliki risiko kebutaan yang lebih tinggi daripada orang tanpa diabetes.
Komplikasi mata yang dapat terjadi antara lain glaukoma, katarak serta terinopati.
- Neuropati
Kerusakan saraf akibat diabetes disebut neuropati diabetik.
Sekitar setengah dari semua penderita diabetes memiliki beberapa bentuk kerusakan saraf.
- Komplikasi kaki
Berita Terkait
-
5 Varian Nastar Rendah Gula untuk Penderita Diabetes, Cemilan Aman untuk Lebaran
-
Jaga Gula Darah Seharian, Penderita Diabetes Wajib Atur Pola Makan
-
Puasa Ramadan Jadi Tantangan bagi Penderita Diabetes, Begini Cara Mengelolanya
-
Glaukoma Bisa Sebabkan Kebutaan Tanpa Gejala, Ini Hal-Hal yang Perlu Diketahui
-
Waspada! 5 Gejala Awal Campak pada Bayi yang Sering Dikira Cuma Flu Biasa
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026