Perubahan iklim
Perubahan suhu yang terus berganti dapat memengaruhi kinerja sistem kekebalan tubuh dan mengarah pada peningkatan risiko alergi makanan.
Gen dan lingkungan
Paparan ibu hamil pada alergen, seperti polusi dan bahan kimia bisa memengaruhi kesehatan janin. Pola makan yang kurang sehat juga bisa memengaruhi bakteri yang tinggal di usus yang berkaitan dengan sistem imun.
Penggunaan antibiotik atau obat tertentu
Selain junk food, penggunaan antibiotik lebih dini pada anak dapat meningkatkan risiko anak kena alergi. Selain itu, antasida yang dikonsumsi anak-anak juga bisa memengaruhi pH lambung dan cara usus mencerna dan menyerap nutrisi makanan sehingga risiko alergi makanan dapat meningkat.
Terjadinya alergi makanan pada anak yang disebabkan oleh berbagai faktor, bisa dicegah. Namun, tidak semuanya, seperti kondisi genetik.
Orangtua bisa melakukan tindakan pencegahan lebih awal, yakni mengenalkan makanan seperti kacang atau telur sesuai usianya. Kemudian, bantu anak untuk menerapkan gaya hidup yang lebih sehat, contohnya mengurangi konsumsi junk food untuk menurunkan risiko alergi makanan.
Konsultasikan pada dokter jika anak kena alergi, untuk mengetahui batasan anak mengonsumsi makanan junk food atau disebabkan karena hal lainnya.
Baca Juga: Doyan Makan Junk Food, Bisa Bikin Sperma Rusak Lho
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya