Suara.com - Apakah Anda sering menghabiskan waktu duduk di depan komputer, bahkan 8-10 jam setiap hari? Hal tersebut memang merugikan untuk kesehatan.
Namun, bukan berarti Anda tidak bisa menjalani gaya hidup sehat ketika pekerjaan membuat Anda harus duduk di depan meja komputer seharian.
Berikut beberapa tips yang membantu Anda tetap sehat meski duduk di depan komputer selama 8-10 jam perhari, yang dilansir dari timesofindia.
1. Posisikan laptop dengan tepat
Jika garis pandang Anda dengan laptop terlalu ke bawah, Anda rentan mengalami sakit punggung dan leher. Sementara jika Anda menatap terlalu ke atas, akan menyebabkan mata kering.
Oleh karena itu, penting untuk mengatur laptop dalam posisi yang pas. Anda bisa menggunakan dudukan komputer atau setumpuk buku untuk mengatur posisi laptop sehingga Anda tidak harus melihat ke bawah atau melihat dengan sudut maksimal 10 derajat.
2. Tetap terhidrasi
Terkadang "haus" disalahartikan sebagai "lapar" yang membuat Anda makan lebih banyak. Selain itu, terkadang kantuk bisa disebabkan oleh dehidrasi. Untuk itu, penting untuk anda tetap terhidrasi.
3. Hindari menggunakan lift
Baca Juga: Duduk Terlalu Lama Bikin Pantat Kendur, Yuk Latihan Ini Biar Kencang Lagi!
Jika kantor Anda di lantai dua atau tiga, Anda bisa naik tangga sesering mungkin. Selain itu, jika Anda berkendara ke tempat kerja, pilihlah tempat parkir yang lebih jauh. Hal tersebut membuat Anda memiliki kesempatan untuk berjalan. Sebab, berjalan bisa membantu Anda menjaga sirkulasi otot Anda.
4. Sering berkedip
Menatap komputer, Anda harus sering berkedip untuk menjaga mata. Sebab, menatap komputer membuat Anda berkedip tiga kali lebih jarang dibanding biasanya.
5. Pertahankan postur duduk yang baik
Menurut para ahli, bagian atas layar Anda harus berada pada tingkat yang sama dengan mata Anda agar lebih mudah bagi Anda untuk duduk tegak.
Duduk dengan bahu agak ditarik ke belakang dan rileks. Duduk dengan lengan sejajar agar Anda tidak bersandar saat meraih keyboard.
Berita Terkait
-
Soal Keracunan MBG, Prabowo Ingatkan Guru Ajari Siswa Cuci Tangan: Virus-Bakteri Bisa dari Mana Saja
-
Edukasi PHBS: Langkah Kecil di Sekolah, Dampak Besar untuk Kesehatan Anak
-
Cuci Tangan Selamatkan Nyawa: Fakta Penting Sanitasi Sekolah yang Sering Disepelekan
-
8 Rutinitas Pagi yang Terbukti Secara Riset Bisa Meningkatkan Kesuksesan Hidup, Sudah Kamu Coba?
-
Cuci Tangan Pakai Sabun Cuci Piring, Aman atau Bencana untuk Kulit?
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia