Suara.com - AS Kena Epidemi Penyakit Paru, Amerika Tengah Dilanda Wabah Demam Berdarah.
Demam berdarah disebut menyebar dengan cepat di berbagai penjuru Amerika Tengah, hal ini ditegaskan oleh Palang Merah Internasional (IFRC) dan dalam pernyataannya Jumat 27 September 2019 seperti mengutip VOAIndonesia.
“Cakupan wabah demam berdarah ini belum pernah terjadi sebelumnya di Amerika Tengah,” kata Dr. Maria Frana Tallarico, direktur kesehatan IFRC untuk wilayah Amerika.
Guatemala, Nikaragua, El Salvador dan Kosta Rika melaporkan “peningkatan luar biasa jumlah pasien demam berdarah dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya,” sebut IFRC.
Lebih dari 71.200 orang di Honduras telah mengidap penyakit itu yang ditularkan oleh nyamuk.
Musim hujan dan suhu tinggi telah menciptakan genangan air yang merupakan tempat yang sempurna bagi perkembangbiakan nyamuk demam berdarah, jelas IFRC.
Yang mengkhawatirkan sehubungan dengan penyakit demam berdarah di Honduras adalah 65 persen dari 128 kematian yang dilaporkan sejauh ini adalah pada anak-anak berusia di bawah 15 tahun.
“Ini akibat kurangnya imunitas di kalangan anak-anak muda terhadap empat jenis demam berdarah paling mematikan yang sekarang beredar di kawasan,” kata Tallarico.
IFRC menyatakan meningkatkan bantuan darurat untuk membantu negara-negara menanggulangi penyakit demam berdarah, termasuk pengiriman tim-tim sukarelawan IFRC yang mendatangi rumah-rumah untuk memberi penyuluhan mengenai penyakit ini dan cara pencegahannya.
Baca Juga: Kerja Sama Pembelian Asuransi Demam Berdarah
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya