Suara.com - Seorang pria asal Malaysia mengalami hilang ingatan setelah kepalanya terbentur berulang kali selama olahraga futsal. Pria bernama Mohd Azrizal Aziz alias Ejai Aziz pun tidak bisa mengenali keluarga dan teman-temannya.
Mulanya dilansir dari World of Buzz, Ejai Aziz dilarikan ke Rumah Sakit Sungai Buloh setelah terjatuh dan kepalanya terbentur ketika bermain futsal. Tak hanya sekali, kepala Ejai Aziz terbentur berulang kali dan kondisinya sempat diunggah ke Instagram.
Salah satu temannya lantas memberi tahu tim medis bahwa Ejai mengalami pendarahan sehingga dilarikan ke rumah sakit. Dokter pun memastikan bahwa Ejai Aziz mengalami gegar otak.
Gegar otak itulah yang menyebabkan Ejai Aziz kehilangan ingatannya, sehingga tidak bisa mengenali keluarga maupun teman-temannya.
Karena itu, grup band Ejai Aziz juga beberapa kali membatalkan jadwal manggung mereka karena melihat kondisinya. Saat ini Ejai Aziz pun masih dalam tahap pengobatan dan perawatan.
Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai kondisi Ejai Aziz. Tetapi, akun Instagram grup band Ejai Aziz meminta doa untuk kesembuhannya.
Pihak keluarga melalui Instagram @ejai_aziz pun meminta doa dan dukungan dari teman-teman untuk membantu pemulihan ingatan Ejai Aziz kembali.
"Sy abg kepada ejai aziz , minta semua rakan2 yg mngenali adik sy ejai aziz yg kini hilang ingatan akibat terhantuk ketika bermain bola..kini beliau berada di hospital sg buloh , dan ingatannya agak kritikal sy harap rakan2 yg mngenali beliau doakan smoga ingatan beliau pulih..," tulis kakak Ejai Aziz di Instagramnya.
Melansir dari Mayo Clinic, hilang ingatan atau amnesia salah satu kondisi yang disebabkan oleh gejala gegar otak. Biasanya kondisi ini hanya bersifat sementara.
Baca Juga: Alami Sembelit 2 Minggu, Setelah BAB Wanita Ini Malah Amnesia, Kok Bisa?
Karena itu, dokter akan menyarankan pasien istirahat dengan baik sehingga trauma otak dapat disembuhkan sebelum aktif berkegiatan. Sebab, gegar otak juga bisa mengakibatkan pembengkakan otak yang cepat dan lebih fatal.
Berita Terkait
-
Ulasan Film Forget Me Not (2015): Saat Cinta Melawan Takdir untuk Tidak Dilupakan
-
Kondisi Terkini Pemain Persikad Depok usai Gegar Otak di Lapangan
-
Insiden Horor Liga 2: Pemain Persikad Gegar Otak, PSSI Minta Komdis Bertindak Tegas
-
Tom Holland Buka Suara Usai Gegar Otak di Lokasi Syuting Spider-Man
-
Tom Holland Gegar Otak Saat Syuting, Penggarapan Film Spider-Man Brand New Day Disetop
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?