Suara.com - Pertama di Indonesia, Popok Bayi Halal Siap Meluncur di Pasaran
Memilih popok untuk bayi tak bisa sembarangan. Salah pilih popok bayi, apalagi jika bayi memiliki kulit sensitif, bisa menyebabkan iritasi atau ruam.
Untuk mengatasi masalah tersebut, produsen popok asal Indonesia Athari punya inovasi khusus. Menggunakan food grade gel, Athari meluncurkan produk popok bayi yang disebut-sebut sebagai popok lokal halal pertama di Indonesia, yang aman digunakan untuk anak alergi kulit sekalipun.
"Athari terbukti telah teruji secara klinis bahwa aman digunakan untuk bayi dan batita yang memiliki kulit sensitif. Terlebih bayi memang membutuhkan perawatan khusus dalam penggunaan popoknya, salah satunya penggunaan popok dengan bahan dasar yang aman," ungkap Dr. Daeng M. Faqih, Ketua IDI Periode dalam peluncuran popok Athari di RS. Islam Pondok Kopi, Jakarta Timur, Rabu (16/10/2019).
Bahayanya penyakit kulit seperti ruam hingga infeksi jamur akan dialami anak saat penggunaan popok yang keliru, apalagi jika popok tidak bisa menyerap air dengan cepat. Nah, popok Athari ini digadang-gadang mampu menyerap air dalam 15 detik saja.
"Berangkat dari anak saya yang alergi tingkat tinggi, seperti saya juga alergi tinggi dan istri autoimun. Jadi susah sekali pakai popok apa saja pasti ruam. Kita riset bagaimana ruam si bayi, setelah sekian lama, kita gunakan food grade gel itu satu popok yang pertama gunakan kandungan gel," ujar Ferryandi selaku CEO PT. Buah Hatiku Global, produsen popok Athari.
Dalam pembuatan popok, Ferryandi mengatakan Athari telah dicoba kepada bayi dan orang tua selaku responden, termasuk anaknya yang berusia 8 bulan alerginya tidak lagi kambuh saat full menggunakan popok Athari.
Popok ini jadi halal lantaran proses produksinya sangat memikirkan nilai-nilai syariah. Sedangkan dari sisi kesehatan Athari juga mendapat rekomendasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Pengurus Nadlatul Ulama, Pengurus Muhammadiyah, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Ferryandi sadar betul bagaimana limbah popok masih jadi masalah lingkungan yang belum ditemukan solusinya. Karena itu juga Athari membuat tiga klasemen, yaitu Athari Proteksi Ekslusif, Athari Proteksi Total dan Athari Proteksi Premium. Untuk popok standart limbah gel tersebut dapat digunakan sebagai pupuk taman hidroponik.
Baca Juga: Untuk Tempat Popok Saja, Nikita Mirzani Gunakan Tas Mewah
Sedangkan untuk popok premium memiliki keunggulan lebih karena masuk dalam kategori limbah biodegradable yang artinya limbah popok tersebut dapat hancur atau terurai oleh organisme hidup Iainnya, baik di tanah maupun air.
"Dari sisi harga popok halal ini fokus pada pasar menengah kebawah sehingga harga yang ditawarkan cukup terjangkau. Harga popok Athari dibandrol mulai dari Rp 30 ribu. Dengan harga tersebut, masyarakat khususnya para ibu bisa mempunyai pilihan Iain dalam memilih popok untuk si buah hati, khususnya yang berkualitas, terjangkau dan halal.” tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang