Suara.com - Seorang ibu asal Inggris menceritakan kondisi anaknya yang berusia 1 tahun tertular herpes setelah dicium oleh orang asing yang menderita flu.
Charlotte Jones sempat membawa anaknya, Ellis yang jatuh sakit setelah dicum orang asing ke dokter. Saat itu dokter hanya mendiagnosis bahwa anaknya menderita radang amandel.
Tetapi, kondisi anaknya justru tak kunjung membaik dan semakin buruk setelah periksa dari dokter. Akhirnya, Charlotte memutuskan kembali membawa anaknya ke dokter.
Kali kedua kedatangan Charlotte, dokter mendiagnosis anaknya terserang virus herpes simplex atau dikenal juga sebagai HSV-1.
Mengutip dari World of Buzz yang melansir The Sun, penyakit herpes ini tergolong tidak berbahaya bagi orang dewasa. Tetapi, virus ini bisa membahayakan dan mengancam jiwa bayi dengan sistem kekebalan tubuh lemah.
Virus ini bisa menyebar ke otak bayi dan merusak organ di dalam tubuh sampai akhirnya menyebabkan kematian. Charlotte pun membagikan beberapa foto anaknya yang didiagnosis herpes.
"Orang-orang benar tidak menyadari bahwa ciuman atau sentuhannya bisa menyebabkan penyakit berbahaya pada anak kecil," curhat Charlotte yang bersedih melihat kondisi anaknya setelah dicium orang asing.
Akibat penyakit tersebut, suhu tubuh Ellis mencapai 40 derajat celcius, hidungnya selalu mengeluarkan cairan, banyak darah dan harus mengonsumsi banyak obat.
"kami sangat beruntung Ellis termasuk bayi yang kuat melawan penyakitnya. Tetapi, bagi bayi dengan sistem kekebalan tubuh lemah mungkin kondisinya akan berbeda," lanjutnya.
Baca Juga: 5 Fakta Seputar Herpes Yang Jarang Diungkap oleh Dokter
Charlotte lantas menghimbau kepada semua orang agar tak sembarang mencium bayi atau balita ketika masih sakit. Bahkan orang-orang harus peduli kebersihan tangannya sebelum menyentuh bayi atau balita.
"Dalam seminggu, bibir Ellis sudah banyak berubah, dia masih punya cara untuk pergi tetapi sedang dalam perbaikan."
Perlu diketahui, herpes adalah infeksi umum yang disebabkan oleh virus herpes simplex. Penyakit ini menyebabkan penderitanya mengalami lepuh yang menyakitkan di mulut atau pada alat kelamin.
Bahkan penyakit ini juga bisa menular melalui kontak seksual. Dalam kondisi yang lebih serius, penyakit ini bisa saja muncul kembali setelah sembuh.
Herpes juga tergolong penyakit yang sangat berbahaya untuk bayi di bawah enam bulan dan bayi baru lahir. Karena sistem kekebalan tubuh mereka masih berkembang.
Sedangkan, virus herpes simpleks yang menular ini bisa mengakibatkan luka dingin dan bisul kelamin untuk orang dewasa.
Berita Terkait
-
Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19
-
Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Drakor Love Virus Gaet Jo Yu Ri dan Kim Dong Hwi Jadi Pemeran Utama
-
6 Fakta Penting Hantavirus, Virus Menular yang Mewabah di Kapal Pesiar Mewah
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?