Suara.com - Pasangan Kartika Putri dan Habib Usman bin Yahya masih diselimuti kegembiraan atas lahirnya buah hati pertama mereka yang diberi nama Khalisa Aghnia Bahira, pada Jumat (18/10/2019).
Berbeda dengan kebanyakan selebriti zaman sekarang, Kartika Putri justru memilih untuk melahirkan di rumah, daripada di rumah sakit.
Kartika menegaskan, ia berani memutuskan hal itu karena kondisi dirinya dan sang bayi sehat. Serta tim medis yang menanganinya cekatan dan siap siaga.
Melahirkan di rumah semakin ke sini menjadi pilihan yang semakin ditinggalkan oleh beberapa kalangan wanita.
Padahal, melahirkan di rumah bagi calon ibu dan bayi yang sehat memiliki sejumlah manfaat tersendiri. Seperti yang dilansir NHS UK berikut ini:
- Berada di lingkungan yang akrab di mana Ibu mungkin merasa lebih santai dan mampu mengatasinya.
- Dikelilingi oleh orang-orang terdekat dan dapat membantu persalinan.
- Kemungkinan kecil untuk melahirkan menggunakan forceps atau vakum, dibandingkan dengan Ibu yang melahirkan di rumah sakit.
- Kemungkinan dirawat oleh bidan yang sudah dikenal sejak masa kehamilan.
Berdasarkan American Pregnancy, melahirkan di rumah juga dapat memberi ikatan langsung dengan sang buah hati yang baru dilahirkan.
Menyusui dini membantu sang ibu menghentikan pendarahan, membersihkan lendir dari hidung dan mulut bayi, serta 'menstransfer' antibodi penangkal penyakit melalui ASI.
Hal yang cukup penting adalah melahirkan di rumah dapat menekan biaya persalinan. Rata-rata, persalinan pervaginam (normal) tanpa komplikasi di rumah sekitar 60% lebih sedikit daripada di rumah sakit.
Baca Juga: Panik Belum Juga Kontraksi, Kartika Putri Keliling GBK dan Monas
Berdasarkan pengumuman yang diunggah Kartika di Instagram-nya, putri kecilnya itu memiliki berat 3,25kg dan tinggi 51cm ketika dilahirkan.
Berita Terkait
-
FOMO Sehat ala Gen Z, Mitos Obesitas, dan RS Tapi Homey
-
Algojo Algoritma: Saat 11 Juta Peserta BPJS PBI Dicoret Demi Rapikan Data
-
Ayu Ting Ting Masuk Rumah Sakit, Sempat Alami Demam hingga Tekanan Darah Rendah
-
Kemenkes Bangun 66 RS Tipe C di Daerah Terpencil, Apa Saja Fasilitas Canggihnya?
-
Industri Kesehatan 2026: Ketika Kualitas Jadi Satu-Satunya Alasan Pasien Untuk Bertahan
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak