Suara.com - Telinga Kemasukan Air Saat Berenang, Ini 5 Cara Mengatasinya
Berenang dan bermain air di kolam jadi satu hal yang menyenangkan, terlebih saat cuaca sedang terik dan panas.
Nah, masalahnya saat berenang sering kali air masuk telinga, membuat kepala pusing, tidak bisa mendengar hingga telinga berdenging. Apalagi jika air bertahan di telinga hingga berhari-hari, bisa berbahaya loh.
"Kondisi ini dikenal oleh para dokter sebagai otitis eksternal atau telinga perenang," ujar Pakar Medis Dr. Melissa Conrad Stoppler, MD mengutip MedicineNet, Kamis (24/10/2019).
"Infeksi telinga bisa bersifat jangka pendek (akut) atau kronis jika gejala berlangsung lama," sambungnya.
Lalu bagaimana solusinya agar air keluar dari telinga? Berikut kiat dari Stoppler
- Gunakan handuk kering masukkan dengan lembut agar air keluar dari dalam telinga dan sekitarnya.
- Miringkan kepala ke samping sehingga telinga menghadap langsung ke bawah, dan biarkan air mengalir keluar.
- Saat kelinga masih menghadap ke bawah, tarik sedikit elastisitas telinga, sedikit goyang-goyangkan agar air terdorong keluar.
- Jika belum berhasil juga cobalah gunakan pengering rambut atau hairdrayer nyalakan dalam batas terendah dan tidak boleh lebih dari itu. Arahkan pengeraning ke lubang telinga untuk mengeringkan. Pegang pengering dengan jarak beberapa inci dari kepala.
- Gunakan obat tetes telinga yang mengandung alkohol. Alkohol ampuh untuk mengeringkan air di telinga. Tapi perlu diingat, jika kamu memiliki infeksi telinga, atau masalah gendang telinga sebaiknya masalah ini dihindari.
"Obat tetes telinga buatan rumah yang menggunakan minyak mineral atau hidrogen peroksida juga dapat mengatasi masalah ini," ungkap Dr. Stoppler.
Tapi jika 5 cara itu sudah dilakukan tapi air masih tetap ada, maka para ahli menyarankan untuk mengunjungi dokter. Nantinya dokter akan mengevaluasi masalah dan menentukan pengobatan yang tepat.
Baca Juga: Sering Tidur dengan Kucingnya, Telinga Gadis Ini Penuh Kutu
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS