Suara.com - Kulit gatal juga disebut pruritus yang seringkali membuat orang tidak nyaman dan selalu ingin menggaruk untuk menghilangkan rasa gatalnya.
Biasanya kulit gatal akan hilang dengan sendirinya tanpa perawatan khusus. Penyebab kulit gatal pun bermacam-macam, mulai dari gatal yang disertai ruam maupun tanpa ruam.
Kulit gatal dengan ruam dan benjolan, biasanya disebabkan oleh iritasi kulit. Tetapi, kulit gatal tanpa ruam bisa jadi tanda-tanda penyakit serius.
Melansir dari Healthline, ada 5 jenis penyakit kronis yang gejala awalnya berupa kulit gatal.
1. Gangguan tiroid
Tiroid adalah jenis organ penting dalam kelenjar yang terletak di leher. Fungsinya untuk melepaskan hormon yang mengatur pertumbuhan dan metabolisme tubuh.
Jika seseorang memiliki masalah atau kelainan tiroid, biasanya akan mengalami gejala seperti kulit gatal.
2. Penyakit Ginjal
Masalah pada ginjal seperti gagal ginjal atau ginjal tidak berfungsi baik bisa menyebabkan kulit gatal. Hal ini disebabkan oleh penumpukan limbah di dalam tubuh.
Baca Juga: Mewarnai Rambut Tingkatkan Risiko Kanker Payudara, Ini Faktanya!
Akibatnya, penyakit ini bisa menyebabkan kulit kering, sulit berkeringat, metabolisme buruk, akumulasi racun. peradangan dan masalah diabetes.
3. Sakit liver
Permasalahan pada liver juga bisa menyebabkan gejala kulit gatal tanpa ruam. Secara khusus, masalah liver bisa menyebabkan kolestasis, gangguan pada aliran empedu tubuh. Kondisi ini bisa menyebabkan penyakit kuning dengan gejala berikut ini:
- urine gelap
- mata kuning
- kulit gatal
4. Masalah pankreas
Pankreas adalah bagian penting dalam sistem pencernaan tubuh. Seperti orang dengan penyakit liver, penderita kanker pankreas atau masalah lainnya bisa mengalami gejala kulit gatal.
Gejala kulit gatal ini disebabkan oleh kolestasis dan penyakit kuning. Pengobatan untuk masalah pankreas dapat membantu meringankan rasa gatal, seperti cholestyramine, colesevelam, atau rifampicin.
5. Kanker
Kulit gatal tanpa ruam bisa jadi tanda awal kanker. Karena beberapa kanker menyebabkan kulit gatal sebagai reaksi terhadap zat-zat di dalam tumor.
Terutama kanker melanoma yang biasanya menyebabkan kulit gatal di kaki dan dada. Rasa gatal ini akan hilang ketika penderita sudah mendapat tindakan medis, kemoterapi atau radiasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?
-
Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya
-
Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak
-
Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya
-
Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir