Suara.com - Peralatan masak berbahan plastik cukup banyak dipakai di rumah. Tetapi para ilmuwan sekarang menyarankan untuk tidak menggunakannya, terutama saat menggoreng.
Menurut peneliti, yang dilansir dari Daily Mail, spatula atau sendok masak plastik mengandung zat berbahaya oligomer yang dapat larut ke dalam makanan pada suhu di atas 70° C.
Jika masuk ke tubuh dalam dosis tinggi, bahan kimia ini diyakini dapat memicu penyakit hati dan tiroid. Zat kimia ini juga dikaitkan dengan infertilitas, kanker dan kolesterol tinggi.
Peringatan ini dikeluarkan dalam laporan terbaru dari pengawas kemananan pangan, German Federal Institute For Risk Assessment (Bfr).
Imbauan ini juga dibuat setelah bukti penggunaan peralatan masak plastik meningkat. Padahal bahan plastik mengandung sejumlah racun berbahaya yang meresap ke dalam makanan.
Sayangnya, menurut laporan ini, banyak peralatan plastik terbuat dari bahan kimia sintetis agar alat masak ini dapat menahan suhu mendidih dan tetap tahan minyak.
Data mengenai efek buruk oligomer terhadap manusia memang masih kurang, tetapi para peneliti dari Bfr memperkirakan risikonya berdasar pada seberapa berbahaya bahan kimia dengan struktur serupa.
Peneliti menyimpulkan, menelan sejumlah kecil (90 mikogram) senyawa kimia dalam bahan masak plastik akan berbahaya bagi kesehatan seseorang dengan berat 60 kilogram.
Tetapi ketika para ilmuwan menerapkan teorinya, mereka menemukan banyak peralatan rumah tangga mengeluarkan oligomer dalam jumlah yang jauh lebih tinggi dari yang diperkirakan.
Baca Juga: Duh, Wanita Ini Operasi Plastik demi Dapatkan Vagina Barbie
Mereka menganalisis 33 item dan menemukan 10 dari item tersebut mengandung oligomer lebih dari 90 mikrogram.
Oleh sebab itu, laporan ini menyarakan orang-orang untuk menghindari penggunaan peralatan masak plastik pada makanan panas, terutama di atas suhu 70° C atau lebih.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak