Suara.com - Anda mungkin terkejut mengetahui bahwa sebagian kecil peralatan masak dan wadah penyimpanan makanan mengandung bahan kimia beracun yang tentu saja membahayakan kesehatan.
Banyak penelitian menunjukkan bahwa bahan-bahan kimia yang ditemukan dalam wadah dan peralatan masak telah dikaitkan dengan masalah kesehatan, seperti ketidaksuburan dan penambahan berat badan hingga penyakit neurodegeneratif seperti Parkinson.
Setelah Anda mengetahui ada banyak bahaya yang mengintai di dapur, seperti panci anti-lengket atau wajan, Anda perlu lebih memperhatikan material yang tepat untuk peralatan masak dan memilih alternatif yang lebih aman.
Nah, berikut adalah bahan kimia berbahaya bagi kesehatan yang dapat ditemukan di peralatan masak dilansir Boldsky.
1. Aluminium
Aluminium sering ditemukan di aluminium foil, wadah kue aluminium dan panci memanggang. Beberapa orang sering memanggang ikan atau sayuran dengan aluminium foil atau memanggang lasagna di dalamnya.
Padahal sebuah artikel dari Journal of Alzheimer's Disease mengaitkan konsumsi aluminium dengan alzheimer dan penyakit neurodegeneratif lainnya. Alternatif yang aman adalah kertas perkamen, gelas atau porselen.
2. Perfluorooctanoic Acid Perfluorooctanoic acid
Bahan kimia ini sering ditemukan pada beberapa panci anti-lengket tertentu. Kebanyakan panci anti-lengket dilapisi dengan teflon yang dikemas dengan asam perfluorooctanoic (PFOA).
Bahan kimia ini telah dikaitkan dengan infertilitas, gangguan belajar dan berat badan. Badan Internasional untuk Penelitian Kanker telah mengklasifikasikan asam ini sebagai kemungkinan karsinogenik pada manusia. Alternatif yang aman adalah kaca atau baja tahan karat.
3. Bisphenol A
Bisphenol A sering ditemukan dalam botol air tertentu, wadah penyimpanan plastik, saringan plastik, wadah plastik, talenan plastik, dan lainnya. Bisphenol A adalah zat kimia peniru hormon yang umumnya ditemukan dalam botol air dan soda.
Baca Juga: Ngaku Dihamili eks Suami Ayu Ting Ting, Rosa Minta Tanggung Jawab
Bahan kimia ini dapat menyebabkan ke kanker, penurunan fungsi otak, kesehatan jantung bahkan infertilitas. Menyimpan makanan yang asam, makanan asin di wadah yang mengandung Bisphenol A bisa berbahaya bagi kesehatan. Alternatif yang aman adalah kaca, baja untuk makanan, dan kardus.
4. Vinil Klorida dan Polivinil Klorida
Ini sering ditemukan dalam kaleng dan wadah, tas penyimpanan makanan dan shrink wraps. Polivinil Klorida atau plastik terbuat dari sesuatu yang disebut Vinil Klorida yang dikenal sebagai karsinogen manusia menurut National Institutes of Health Amerika. Alternatif yang aman adalah wadah penyimpanan kaca dan tas penyimpanan silikon.
5. Polietilen Tereftalat
Polietilen Tereftalat ditemukan dalam wadah penyimpanan makanan. Botol-botol mustard dan botol-botol soda mengandung bahan kimia semacam ini di dalamnya. Zat kimia ini bisa masuk ke tubuh Anda melalui makanan yang Anda makan. Zat kimia polietilen tereftalat berhubungan dengan sindrom metabolik, penyakit yang umumnya terkait dengan peningkatan tingkat peradangan. Alternatif yang aman adalah kaca dan plastik yang aman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung