Suara.com - Umumnya, seorang wanita mengandung bayi selama 9 bulan. Tetapi, wanita 60 tahun asal Afrika ini telah mengandung anaknya selama 15 tahun tanpa disadari.
Awalnya dilansir dari World of Buzz, wanita lansia yang tinggal di Sudan, Afrika ini mengeluh sakit perut dan mengalami pembengkakan ketika periksa ke dokter.
Setelah melakukan USG dan CT scan, ia pun mendapatkan hasil yang tak terduga dan di luar pikiran. Ternyata, ia sedang mengandung seorang bayi yang sudah meninggal dunia.
Selain itu, ia juga memiliki massa yang sangat besar. Para medis pun sempat khawatir ia akan selamat setelah prosedur pengambilan massa dan bayinya yang meninggal di dalam perut.
Tetapi setelah diperiksa, ternyata posisi bayinya dikelilingi oleh massa tebal dan tidak ada karsinoma (sel kanker) atau fibrosis (penebalan atau jaringan parut pada jaringan ikat) yang berhubungan dengan bayi.
Wanita lansia ini akhirnya menjalani tindakan operasi untuk mengeluarkan bayi dan massanya. Ternyata bayi dan massa itu telah tumbuh selama 15 tahun.
Fenomena aneh yang dialami oleh wanita lansia ini biasa dikenal sebagai lithopedion atau kehamilan kalsifikasi ektopik. Kondisi ini menggambarkan janin berkembang, meninggal dunia dan membatu di luar uterus.
Lithopedion dapat terjadi dari usia kehamilan 14 minggu hingga penuh. Sudah lazim bagi bayi batu untuk tetap tidak terdiagnosis selama beberapa dekade dan ditemukan setelah menopause alami. Diagnosis sering terjadi ketika pasien diperiksa untuk kondisi lain yang perlu menjalani studi X-ray.
Baca Juga: Ria Irawan Jalani Kemoterapi Oral, Begini Pengobatan dan Efek Sampingnya
Berita Terkait
-
Mantan Presiden Timor Leste Francisco Guterres Meninggal Dunia Setelah Jalani Perawatan Intensif
-
8 Manfaat Jalan Kaki Pagi bagi Lansia, Sederhana tapi Baik untuk Kesehatan
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Motif Asmara Tak Direstui! Aksi Fortuner Putih Culik Lansia di PIK Terancam 12 Tahun Bui
-
Asmara Tak Direstui! Lansia 70 Tahun di Penjaringan Nyaris Diculik dan Dianiaya
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat