Semua ini adalah sumber utama untuk kontaminasi virus dan perlu didesinfeksi secara teratur. Dan untuk mengetahui seberapa sering desinfeksi harus dilakukan, Anda perlu memahami kemampuan bakteri dan virus untuk tetap hidup di lingkungan. Virus influenza dapat bertahan hidup dan menular di permukaan hingga 24 jam.
Ini artinya, Anda harus mendesinfeksi sesering mungkin ketika seseorang menunjukkan gejala flu, dan untuk amannya, terus lakukan desinfeksi selama beberapa hari setelah penyakit flu mereda.
4. Cuci tangan Anda secara teratur
Praktik desinfeksi permukaan harus dilengkapi dengan kebersihan tangan yang konstan. Setelah kontak dengan permukaan yang dicurigai mengandung virus flu, Anda juga harus rutin mencuci tangan. Cuci tangan dengan air dan sabun, serta pastikan untuk menyabuni setidaknya 20 detik dan keringkan tangan dengan baik. Anda juga dapat menggunakan pembersih tangan berbasis alkohol, yang mengandung setidaknya 62 hingga 70 persen etanol, dalam kondisi tangan tetap basah setidaknya selama 15 detik.
Ketika dilakukan dengan benar, kombinasi dari mencuci tangan dan desinfeksi akan membantu mencegah penyebaran virus flu yang tidak perlu, dan memungkinkan Anda dan siapa pun yang sedang untuk lebih cepat sembuh.
Proses ini juga dapat membantu menghentikan penyebaran patogen lain, seperti pilek, infeksi kulit, dan norovirus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius