Suara.com - Hal dasar dalam pertolongan pertama tentu harus kita ketahui sebelum menolong orang lain. Jangan sampai niat menolong tersebut justru makin memperparah keadaan.
Sayangnya, di masyarakat kita masih cukup banyak kesalahan pada pertolongan pertama yang dilakukan secara berulang.
Seorang pengguna Twitter, Afriezal Kamil, mencuit dalam akunnya @afrkml beberapa kesalahan umum di masyarakat terkait pertolongan pertama, pada Minggu (10/11/2019).
1. Memberi minum pada orang yang tersedak/keselek
Afriezal mengimbau pada warganet untuk tidak memberi minum pada orang yang tersedak.
"Ketika kita makan bersama teman, lalu salah satu dari teman kita tersedak, amati resposnya. Tanda pertama yg muncul biasanya adalah tanda universal tersedak, yaitu memegangi leher. Org yg tersedak cenderung memegangi leher mereka seperti org yg tercekik.. kalau iya, jangan JANGAN SEKALI2 MEMBERI MINUM," tulis Afriezal.
Hal ini juga dibenarkan dalam laman EMSA Care bahwa tidak boleh mencoba memberi minum atau memukul punggungnya.
Salah satu cara menolongnya adalah dengan mendorong perut agar udara naik dan keluar dengan tekanan yang cukup untuk membuka jalan napas.
2. Kompres air dingin pada korban yang demam
Baca Juga: Serangan Jantung, Lakukan Pertolongan Pertama Ini sebelum Terlambat
Menurut Afriezal, Anda harus tahu terlebih dahulu dari penyebab demam tersebut. Jika disebabkan oleh infeksi, artinya saat demam, sistem imun di dalam tubuh sedang melawan pantogen.
"Tapi ada saatnya peningkatan suhu dapat merusak organ, pada titik inilah kita perlu menurunkan suhunya. Salah satunya adalah KOMPRES," lanjut Afriezal lagi.
Namun, kata lelaki lulusan Ners ini, kompres yang harus digunakan adalah kompres hangat.
"Demam yang dikompres dengan kompres hangat hanya berlaku karena adanya serangan dari dalam, seperti infeksi. Kalau demam (atau perasaan demam) di dapat karena paparan panas akibat terlalu lama terpapar suhu luar/lapangan yg panas, kompres dingin menjadi opsi yg tepat," tambahnya.
Berdasarkan WebMD, selain menggunakan kompres hangat, orang yang demam juga dapat mengenakan pakaian atau selimut tipis. Bisa juga mandi dengan air hangat.
3. Mendongakkan kepala saat mimisan
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi