Suara.com - Bagi Anda yang sering bekerja menggunakan komputer atau laptop, mungkin pernah merasa tangan kesemutan hingga mati rasa.
Kondisi tersebut sangat umum dialami oleh orang yang sering mengetik. Bahkan beberapa orang membutuhkan pembedahan jika kondisinya sudah sangat menyakitkan.
Melansir dari Readandspell.com, kondisi itu disebut Repetitive Strain Injury (RSI) dan Carpal Tunnel Syndrome (CSI). Dua penyakit tersebut paling rentan terjadi pada tenaga pendidik dan profesi apapun yang setiap hari menggunakan laptop atau komputer.
Selama ini Anda mungkin memandang pekerjaan menggunakan komputer tidaklah berbahaya. Namun, tindakan berulang dari waktu ke waktu seperti mengetik bisa menyebabkan ketegangan pada otot, tendon, saraf di lengan, pergelangan tangan dan jari.
Karena itu, praktik mengetik yang aman bisa menjadi langkah pertama untuk menghindari nyeri pergelangan tangan dan jari.
Perlu diketahui pula bahwa CSI merupakan kondisi umum yang menyebabkan rasa sakit, mati rasa, dan kesemutan di tangan dan lengan, dilansir dari OrthoInfo. Kondisi ini terjadi ketika salah satu saraf utama ke tangan (saraf median) diperas atau dikompresi saat bergerak melalui pergelangan tangan.
Pada awalnya, gejalanya mungkin bisa dihilangkan dengan langkah-langkah sederhana seperti menggunakan belat pergelangan tangan atau menghindari aktivitas tertentu.
Namun, jika tekanan pada saraf median berlanjut, hal itu dapat menyebabkan kerusakan saraf dan gejala yang memburuk.
Sedangkan dilansir dari NHS, RSI adalah istilah umum untuk menggambarkan rasa sakit pada otot, saraf dan tendon akibat gerakan berulang.
Baca Juga: Sulam Bibir Gratisan, Bibir Barbie Kumalasari Jontor hingga 8 Cm
Kondisi ini juga dikenal sebagai gangguan tungkai terkait pekerjaan atau nyeri tungkai atas non-spesifik. Penyakit ini memengaruhi beberapa bagian tubuh seperti lengan dan siku, pergelangan tangan serta leher dan bahu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala
-
Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak
-
Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami
-
Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter
-
Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran