Suara.com - Bagi beberapa perempuan, masa hamil dapat membuat wajah berjerawat. Bahkan pada masa tertentu jerawat tersebut terlihat sangat parah.
Kondisi ini tentu saja berkaitan dengan hormon yang membuat wajah remaja breakout, yaitu hormon androgen.
"Hormon androgen yang dihasilkan selama masa remaja mendorong produksi minyak, menciptakan lingkungan yang ramah bagi bakteri penyebab jerawat untuk tumbuh secara cepat," tutur Caren Campbell , seorang ahli kulit di San Francisco.
Jerawat bagi perempuan yang hamil dapat muncul kapan saja karena kadar androgen dan produksi minyak meningkat sejak awal kehamilan.
Tetapi ketika trimester ketiga, tingkat androgen menjadi sangat tinggi dan jerawat bisa menjadi sangat parah. Androgen ini sebenarnya berfungsi membantu serviks mempersiapkan diri untuk persalinan.
Seberapa parah jerawat selama kehamilan bervariasi dari orang ke orang.
Melansir Insider, selain androgen, ada faktor lain yang dapat meningkatkan risiko jerawat pada kehamilan. Perubahan sistem kekebalan tubuh dan stres yang dialami saat hamil dapat menjadi faktornya.
Jika ingin mengobati jerawat saat hamil, Campbell mengatakan untuk mendiskusikannya dengan dokter kandungan pribadi. Bahkan jika produk yang digunakan adalah produk bebas.
Sebab, banyak produk seperti ini mengandung bahan kimia yang dapat diserap ke dalam tubuh dan membahayakan janin.
Baca Juga: Rajin Makan Ikan Salmon Bisa Sembuhkan Jerawat, Ini Manfaat Lainnya!
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Exfoliating Pad Green Tea untuk Atasi Jerawat dan Kemerahan
-
4 Micellar Water Lokal Terbaik yang Aman Dipakai saat Kulit sedang Jerawat
-
Urutan Skincare Wardah Acnederm Pagi dan Malam untuk Atasi Jerawat dan Bekasnya
-
Bekas Jerawat Susah Hilang? Ini 4 Peeling Serum yang Bisa Jadi Solusi
-
Wajah Muncul Jerawat setelah Lebaran! Ini 4 Acne Serum yang Layak Dicoba
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin