Suara.com - Sekarang ini banyak wanita mempercantik dirinya dengan melakukan filler bibir. Seperti perempuan remaja 18 tahun ini yang melakukan filler bibir justru berujung mengenaskan.
Lauren Winstanley, remaja 18 tahun tersebut mulanya pergi ke salon kecantikan untuk mempercantik diri dengan filler bibir. Ia menghabiskan sekitar Rp 3 jutaan untuk melakukan perawatan tersebut.
Seminggu setelahnya, bibir Lauren justru semakin membengkak dan padat seperti sosis. Bahkan pembengkakan bibirnya mulai bocor dan mengeluarkan nanah hijau serta kuning.
"Bibir saya mulai bengkak dan saya sangat terkejut. Karena saya belum pernah melihat bibir saya membengkak sebesar ini," kata Lauren dikutip dari Fox News.
Lauren sempat menunggu pembengkakan bibirnya mereda, tetapi tidak kunjung mengalami perubahan. Bibirnya justru semakin membengkak 3 kali lipat dari awalnya.
Saat itu Lauren mulai panik dan memeriksakan kondisi bibirnya ke rumah sakit. Dokter lantas memberikan obat penghilang rasa sakit untuk mengatasi bibirnya.
Namun, Lauren mengatakan bahwa obat penghilang rasa sakitnya tidak bekerja setelah beberapa jam ia dipulangkan dari rumah sakit.
"Bibirku tampak seperti sosis padat, memar dan nyeri. Aku mulai merasa sakit, suhu badan meningkat dan leher dan pipi saya memar. Saya langsung diberikan antibiotik IV dan obat penghilang rasa sakit," ujarnya.
Akhirnya, ia pun kembali dilarikan ke Rumah Sakit Whitson di Merseyside untuk menjalani operasi dan mengatasi filler bibirnya yang terinfeksi.
Baca Juga: Berkat Anjing Peliharaan, Wanita Ini Jadi Tahu Mengidap Kanker Ovarium
Lalu, Lauren melakukan tes darah dan diketahui menderita infeksi streptokokus grup A. Strep grup A dapat menyebabkan beberapa infeksi yang berbeda, termasuk strep throat, demam scarlet, mecrotizing fasciitis, demam rematik dan glomerulonefritis pasca-streptokokus.
"Aku bisa merasakan daguku selalu basah karena pembengkakan bibirku terus bocor. Ketika dokter berusaha menghentikannya, saya langsung menjerit kesakitan," ujarnya.
Setelah hampir 1 minggu menjalani perawatan di rumah sakit, Lauren pun diperbolehkan pulang tetapi kondisinya belum pulih total. Ia lantas melanjutkan perawatan filler bibirnya dengan dokter gigi atau perawat kulit.
Kasus pembengkakan bibir akibat filler abal-abal ini bukan pertama kalinya terjadi pada Laure. Sebelumnya, Sarah Najjar juga menghabiskan jutaan rupiah untuk melakukan filler bibir.
Akibat kejadian ini, Lauren pun menyarankan semua orang agar tidak melakukan filler bibir murahan. Karena filler bibir sembarangan bisa meningkatkan risiko infeksi jaringan parut, pembuluh darah dan pembengkakan yang menyebabkan kematian jaringan.
Berita Terkait
-
5 Lipstik Lokal Tahan Lama untuk Bibir Hitam: Kelebihan, Kekurangan, dan Shade Terbaiknya!
-
Bibir Terlihat Hitam dan Pecah-Pecah? Ini 5 Kesalahan Pakai Lipstik yang Perlu Dihindari
-
5 Lipstik Anti Alergi untuk Bibir Sensitif dan Sering Pecah-Pecah
-
Apakah Lip Balm Bisa Memerahkan Bibir? Ini 4 Rekomendasi yang Layak Dicoba
-
5 Pilihan Lip Balm SPF 50 untuk Cegah Bibir Gelap dan Kering
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?