Suara.com - Seorang bayi bernama Primose Karshe berusia 10 bulan ditemukan meninggal di tempat tidurnya, padahal hari-hari sebelumnya ia diketahui sehat.
Primose bermain dengan kakaknya pada 18 November, sehari sebelum ia ditemukan tak bernyawa.
Setelah bermain, kedua orangtuanya, Daniel Karshe dan Rebecca Price, menidurkan Primose pada waktu biasanya. Dan pada pukul 3 pagi saat ayahnya memeriksa Primose, gadis kecil itu masih terlelap.
Hingga pada pukul 08.30 pagi harinya, Daniel membangunkan putrinya untuk sarapan.
"Pada 08.30 pagi, Becky menyiapkan sarapan anak-anak dan memintaku untuk membangunkan Primose," tutur Daniel, melansir Mirror.
"Primose sangat suka tidur. Dia tidak akan bangun jika tidak dibangunkan. Aku coba membangunkannya seperti biasa, aku ke kamarnya dan menggelitiki kakinya. Ketika aku tahu bahwa dirinya sudah meninggal, semuanya berubah," sambungnya.
Setelah menemukan putrinya tidak bergerak, Daniel membawa Primose ke luar kamar untuk memberi tahu istrinya dan Rebecca langsung memberi CPR saat itu juga.
Di tengah usaha membangunkan putri kecilnya itu, tetangga-tetangganya di Blaengwynfi, Inggris, bergegas keluar untuk membantu.
"Salah seorang tetangga memanggil ambulans, yang lainnya menangkan putraku karena mereka berteriak histeris," lanjut Daniel.
Baca Juga: Kenang Kematian Bayinya, Ibu Ini Sumbang ASI untuk Menolong Bayi Lain
Sayangnya, dokter belum bisa mendeteksi penyebab kematian Primose, bahkan berminggu-minggu setelah insiden tersebut.
"Mereka (dokter) tidak menemukan penyebabnya dan tidak akan bisa mendeteksinya hingga minimal enam bulan (setelah kematian)," ujarnya.
Tetapi dokter sudah mengambil sempel darah untuk diuji apakah ada masalah kesehatan yang mendasarinya.
Insiden ini tentu meninggalkan duka mendalam bagi Daniel, Rebecca dan kedua putranya, kakak dari Primose.
Berita Terkait
-
Wafat Jelang Puncak Armuzna, Jemaah Haji Asal Pekanbaru Bakal Dibadalhajikan
-
Tragis! Jenazah Anak Perempuan Ditinggalkan dengan Surat Haru, Warga Gotong Royong Urus Pemakaman
-
Aurelie Moeremans Cerita Adaptasi Jadi Ibu Baru, dari Begadang sampai Pilih Popok
-
Review Serial The Boroughs: Refleksi Filosofis tentang Waktu dan Kematian!
-
Beberapa Hari Sebelum Meninggal, Ibu Fedi Nuril Diyakini Kasih Firasat
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!