-
Korban tewas akibat gempa kembar di Venezuela utara melonjak drastis mencapai 2.954 orang.
-
Sebanyak 32.848 personel gabungan domestik dan internasional dikerahkan penuh untuk rekonstruksi wilayah.
-
Bencana dipicu dua gempa beruntun magnitudo 7,2 dan 7,5 dengan selang 39 detik.
Suara.com - Evakuasi masif di Venezuela utara berhasil menyelamatkan ribuan nyawa meski angka kematian akibat guncangan kembar gempa bumi bulan lalu kini melonjak drastis hingga 2.954 jiwa. Prioritas utama otoritas setempat kini bergeser pada pengamanan ruang publik dan percepatan rekonstruksi kota yang lumpuh total.
Kementerian Komunikasi dan Informasi Venezuela melaporkan lonjakan korban luka yang kini menyentuh angka 16.592 orang. Di tengah situasi darurat ini, sebanyak 6.462 warga berhasil dievakuasi dengan selamat dari puing-puing reruntuhan.
Dikutip dari Anadolu, guncangan dahsyat tersebut merusak sedikitnya 856 infrastruktur di berbagai wilayah terdampak. Dari total kerusakan yang terdata, sebanyak 190 bangunan di antaranya dilaporkan rata dengan tanah.
Operasi kemanusiaan skala besar langsung digulirkan guna mempercepat pemulihan kawasan terdampak paling parah. Sebanyak 3.281 personel penyelamat internasional telah mendarat untuk memperkuat barisan penanganan darurat.
Langkah taktis ini didukung penuh oleh pemerintah pusat di Caracas dengan mengerahkan 29.567 personel domestik. Seluruh tim gabungan kini disebar ke titik-titik krusial demi menjamin keselamatan publik yang tersisa.
Kondisi di lapangan memaksa para petugas bekerja ekstra keras di bawah ancaman runtuhan susulan yang masih mengintai. Upaya rehabilitasi dan pembangunan kembali pemukiman warga menjadi fokus jangka panjang yang mulai dicicil sejak hari ini.
Berdasarkan data teknis, bencana mematikan ini dipicu oleh aktivitas seismik ekstrem yang terjadi beruntun. Survei Geologi AS (USGS) mencatat negara Amerika Selatan ini dihantam dua gempa besar bermagnitudo 7,2 dan 7,5 pada 24 Juni lalu.
Fenomena alam yang langka ini terjadi hanya dalam selang waktu 39 detik yang mematikan. Interval yang sangat singkat tersebut membuat struktur bangunan tidak mampu menahan tekanan getaran yang bertubi-tubi.
Situasi psikologis warga kian mencekam menyusul ketidakstabilan struktur geologi yang terus berlanjut. Hingga saat ini, otoritas mencatat telah terjadi 942 gempa susulan yang mengguncang wilayah tersebut.
Baca Juga: Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Sempat Hilang! Bripda Nopandri Ditemukan Tewas di Sungai Katingan Usai Gerebek Bandar Narkoba
-
Dasco Ucapkan Ultah ke Nadiem Makarim, Netizen: Kode Keras Amnesti atau Abolisi?
-
Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan
-
Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau
-
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari
-
OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi
-
Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo
-
Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli
-
Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita
-
Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500