Suara.com - Umumnya, orang akan menyimpan makanan sisa daripada harus membuangnya. Sayangnya, makanan olahan justru memiliki masa kedaluarsa yang lebih cepat daripada makanan kemasan.
Agar tidak mengonsumsi makanan yang ternyata sudah kedaluarsa, berikut beberapa hal yang harus Anda perhatikan, melansir Insider.
1. Tidak boleh ada makanan di lemari es lebih dari beberapa hari
Menurut State Food Safety, sisa makanan harus dibuang setelah satu minggu. Tetapi menurut USDA, sejumlah makanan harus benar-benar dibuang bahkan sebelum tujuh hari.
Menurut USDA, makanan tersebut misalnya, roti, sup, dan semur. Makanan ini tidak boleh lebih dari tiga atau empat hari di dalam kulkas.
2. Mulai muncul jamur
Jika makanan Anda di dalam lemari es mulai muncul jamur, maka harus dibuang.
Berdasarkan USDA, makanan yang sudah berjamur mengandung bakteri yang tidak terlihat dan beberapa bentuk jamur dapat menyebabkan penyakit, reaksi alergi, dan masalah pernapasan.
3. Warna makanan berubah
Baca Juga: Heboh Pengunjung Kafe Pilih Santap Makanan Sisa, Ini Alasannya
Sebelum Anda makan apa pun, periksa makanan dengan hati-hati dan perhatikan warna makanan yang sedang Anda lihat dengan saat Anda pertama kali memasaknya. Misalnya, daging sapi berubah dari coklat menjadi abu-abu atau selada berubah dari hijau ke coklat.
Jika warna makanan tersebut sudah tidak terlihat seperti yang seharusnya, kemungkinan makanan tersebut sudah tidak layak dikonsumsi.
Metode pemeriksaan sisa ini paling efektif untuk makanan yang mengandung bahan-bahan segar seperti daging, dan susu segar. Untuk makanan yang dibuat dengan bahan-bahan yang mengandung bahan pengawet, warna bisa menyesatkan.
4. Bau berubah drastis dan sudah tidak menggiurkan
USDA menyebutkan, makanan yang sudah berbau menyengat adalah pertanda bahwa sisa makanan tersebut tidak layak dimakan. Secara umum, sisa makanan kita harus berbau sama seperti ketika Anda memasaknya.
5. Tekstur makanan sudah berubah
Berita Terkait
-
Kulkas yang Mendadak Jadi Obesitas di Bulan Suci
-
Cari Kulkas Dua Pintu Murah? Ini 4 Pilihan Harga 2 Jutaan yang Worth Dibeli
-
Tip Atasi Bau Mulut Saat Berpuasa
-
LG Rilis Kulkas InstaView Multi-Door, Kini Es Batu Tersedia Otomatis Setiap Saat
-
7 Rekomendasi Kulkas 2 Pintu Inverter Low Watt, Hemat Listrik dan Awet
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi