Suara.com - Seorang anak laki-laki usia 9 tahun akhirnya pulih dari cedera setelah jatuh dari bangku dan tertusuk batang logam atau besi. Batang logam yang menembus rahan bawahnya nyaris membuatnya kehilangan pembuluh darah besar.
Menurut South West News Service dilansir dari Fox News, mulanya bocah tersebut naik ke atas bangku untuk mengambil handuk. Tetapi, ia kehilangan pijakan lalu terjatuh.
Dokter Praveen, ahli bedah anak di Rumah Sakit Laksmi India mengatakan bahwa batang logam yang menancap sangat dekat dengan trakea dan pembuluh darah besar menuju otak. Para medis pun sempat kesulitan menangani kasusnya.
"Sangat sulit untuk menanganinya karena pergerakan batang logam bisa saja membuat anak itu mengalami trauma lebih lanjut," ujar dr. Praveen.
Praveen juga mengatakan bahwa tidak bisa memberikan anestesi pada pasiennya. Sehingga mereka membutuhkan sekitar 1,5 jam untuk melepaskan batang logam dari rahan bawah secara aman.
"Kasus itu merupakan operasi yang sanat sensitif dan halus. Karena, kesalahan kecil bisa berakhir bencana bagi bocah tersebut," ujarnya.
Beruntungnya, para medis berhasil menangani dan mengoperasi bocah tersebut. Dokter mengatakan kini bocah tersebut sudah memasuki masa pemulihan dan sudah bisa kembali pulang ke rumah.
Sebelum bocah tersebut, dokter juga baru saja mengani seorang pria asal Cina yang nyaris meninggal dunia setelah jatuh dari 15 kaki dan hiduungnya menancap batang baja.
Baca Juga: Jangan Minum Kopi saat Menstruasi, Ini Lho Efeknya pada Tubuh
Berita Terkait
-
Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 2.754.000/Gram di Cuti Bersama
-
Jelang Idul Adha, Emas Antam Turun Harga Jadi Rp 2,79 Juta/Gram
-
Harga Emas Antam Melonjak Lagi, Tembus Rp 2,8 Juta/Gram
-
Harga Emas Antam Berbalik Anjlok, Kembali Dipatok Rp 2,78 Juta/gram
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi, Hari Ini Dibanderol Rp 2,8 Juta/Gram
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?
-
Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien