Suara.com - Karsinogen merupakan zat yang dapat menyebabkan kanker. Senyawa ini bisa saja terkandung di udara, produk yang Anda gunakan, atau di dalam makanan serta minuman.
"Sederhananya, karsinogen adalah sesuatu yang menyebabkan kanker," kata juru bicara Cancer Council NSW dan manajer program nutrisi, Clare Hughes.
Tetapi, meski Anda berkontak dengan sesuatu yang bersifat karsinogenik, bukan berarti Anda akan langsung terkena kanker.
"Makanan karsinogenik, misalnya alkohol, daging olahan, dan daging merah," sambung Hughes, melansir Huffington Post.
Hal yang harus diingat tentang karsinogenik adalah bahwa makanan ini hanya menunjukkan kaitannya dengan kanker, bukan menunjukkan berapa banyak kanker yang disebabkan oleh makanan.
Agar lebih tahu, berikut makanan atau minuman berkarsinogenik yang kemungkinan Anda konsumsi sehari-hari dan tidak Anda sadari.
Daging olahan seperti bacon, sosis, hot dog, pepperoni, dendeng dan salami. Intinya adalah daging apa saja yang telah diawetkan dengan cara diasinkan atau diasap, atau dengan menambahkan bahan pengawet kimia.
- Minuman beralkohol
- Makanan yang dibakar
- Daging merah, termasuk daging sapi, sapi muda, babi, domba, kambing.
- Minuman yang dipanaskan di atas 65 derajat Celcius.
- Udara dan air yang tercemar.
"Ada berbagai macam cara jenis karsinogen yang berbeda menyebabkan perkembangan kanker dalam tubuh seseorang," jelas Hughes.
Misalnya, alkohol dikategorikan dalam grup karsinogen. Berarti, seperti daging olahan, bukti bahwa alkohol dapat dikaitkan dengan kanker sangat kuat. Terutama kanker mulut, tenggorokan, payudara, hati, dan usus.
Baca Juga: Peneliti Ungkap Sering Makan Daging Olahan Tingkatkan Risiko Kanker Darah
Alasan mengapa alkohol dikaitkan dengan kanker adalah karena alkohol dapat merusak lapisan mulut dan tenggorokan, menyebabkan kanker di bagian-bagian tubuh ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
-
Resmi Dibuka! Jadwal Penukaran Uang Baru 2026 Periode Kedua di PINTAR BI Go Id
-
Murka ke Wasit Majed Al-Shamrani, Bojan Hodak: Kita Akan Lihat!
-
Warga Boyolali Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, Gara-gara Ganti Rugi Waduk Kedungombo Belum Dibayar
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
Terkini
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi
-
Bukan Cuma Blokir, Ini Kunci Orang Tua Lindungi Anak di Ruang Digital
-
Sedih! Indonesia Krisis Perawat Onkologi, Cuma Ada Sekitar 60 Orang dari Ribuan Pasien Kanker
-
Lebih dari Sekadar Sembuh: Ini Rahasia Pemulihan Total Pasien Kanker Anak Setelah Terapi
-
Edukasi dan Inovasi Jadi Kunci Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Gigi dan Mulut Lintas Generasi
-
Multisport, Tren Olahraga yang Menggabungkan Banyak Cabang
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan