Suara.com - Perkembangan zaman yang sangat pesat membuat orang makin enggan jalan kaki. Kebanyakan lebih memilih naik sepada motor meskipun hanya jarak dekat.
Padahal aktivitas fisik seperti jalan kaki sangat diperlukan untuk menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh. Selain itu, berjalan kaki juga bisa membantu menurunkan berat badan.
Bahkan dilansir dari The Healthy, jalan kaki selama 15 menit memberikan banyak manfaat lebih seperti pelepasan stres, dorongan kreativitas dan masih banyak lagi.
1. Kebahagiaan
Berjalan-jalan adalah salah satu cara yang bisa meningkatkan suasana hati Anda. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Preventive Medicine pun telah membuktikan hubungan jalan kaki dengan tingkat kebahagiaan.
Hasilnya, partisipan yang rata-rata melakukan olahraga sedang selama 150 menit (seperti golf, tenis, kelas aerobik, berenang, atau menari baris) atau 200 menit berjalan setiap minggu melaporkan tingkat energi yang lebih tinggi. Ketika peneliti mengikuti setelah tiga tahun, ditemukan kesehatan emosi yang lebih baik dan kehidupan sosial yang lebih kuat.
2. Mengurangi risiko asma
Anda tidak perlu menghindari olahraga jika memiliki asma. Anda hanya perlu menemukan latihan yang tepat untuk penderita asma.
American College of Allergy, Asthma and Immunology mengatakan bahwa berjalan, berenang, bermain golf dan bersepeda santai, kecil kemungkinannya untuk mengiritasi saluran udara Anda. Secara umum, carilah aktivitas yang dapat Anda lakukan dalam cuaca hangat dan tidak membutuhkan daya tahan yang signifikan.
Baca Juga: Bagian Otak Pengatur Gairah Seks pada Pengguna Pil KB Ternyata Lebih Kecil!
3. Tidur nyenyak
Jalan cepat salah satu cara membuat tidur lebih nyenyak. Menurut Sleep Foundation, para peneliti telah menemukan bahwa orang yang berolahraga secara teratur, akan tertidur lebih cepat, lebih lama dan memiliki kualitas tidur yang lebih baik daripada mereka yang berolahraga keras seperti mengangkat beban.
4. Mengurangi stres
Biasanya orang memilih berenang untuk mengatasi stres. Tetapi, sains mengatakan bahwa berjalan kaki termasuk salah satu cara tercepat tercepat dan paling efektif untuk menenangkan diri.
Menurut Anxiety and Depression Association of America, jalan kaki 10 menit sama efektifnya dengan latihan fisik 45 menit dalam hal mengurangi kecemasan dan depresi. Karena, bergerak membersihkan kortisol (hormon stres) keluar dari sistem Anda dan membantu menghentikan aliran kekhawatiran yang tak berkesudahan.
5. Mendorong kreativitas
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat