Suara.com - Bagi kebanyakan orang makanan asin memang jadi godaan tersendiri.
Banyak yang tidak bisa menolak jenis makanan asin, lantaran rasanya yang enak dan bikin ketagihan.
Padahal jika berdasarkan anjuran dokter, asupan garam haruslah dibatasi.
Sayangnya, kita tidak tahu kapan dan kondisi yang seperti apa saat kita sudah kelebihan asupan garam.
Nah, mengutip Times of India, Selasa (10/12/2019) setidaknya ada 5 tanda tubuh bahwa kita kelebihan asupan garam.
Ingin tahu apa saja tandanya? Simak di halaman berikutnya. Klik ya.
1. Selalu haus
Kecanduan garam bisa membuat tubuh menderita sindrom mulut kering.
Garam yang juga dikenal zat natrium yang berlebih juga bisa menghambat keseimbangan cairan tubuh, akibatnya tubuh mengalami dehidrasi.
Nah, selalu haus inilah sinyal keras bahwa tubuh kita membutuhkan nutrisi untuk menghidrasi dan mengurangi asupan garam.
Baca Juga: Tidak Baik untuk Tubuh, Ini 5 Tanda Kebanyakan Mengonsumsi Garam
2. Sakit kepala kronis dan rutin
Saat sakit kepala terus menerus bisa memengaruhi aktivitas keseharian. Bisa jadi, itu tandanya kita kurang memperhatikan asupan garam yang berlebih.
Sering kali kebanyakan sakit kepala disebabkan oleh dehidrasi, saat tubuh tidak punya stok cairan tubuh.
3. Diet terasa hambar
Garam memang diakui bisa menambah sedikit rasa pada makanan.
Alhasil saat tubuh sudah terbiasa dengan rasa dan jumlah garam yang biasa dikonsumsi, maka tidak bisa kembali seperti awal.
Inilah yang menjadi alasan mengapa mereka yang sudah kecanduan garam biasanya akan sulit untuk diet dengan sayur-sayuran, karena rasanya akan teramat hambar.
4. Tubuh membengkak
Asupan garam dapat mempengaruhi mekanisme retensi air alami tubuh.
Kondisi tersebut akan menyebabkan edema yang akhirnya membuat tubuh seperti bengkak-bengkak.
Perhatikan tanda-tanda pembengkakan tanpa sebab.
Pembengkakan di dalam dan sekitar kulit terutama di bagian wajah.
5. Kram dan nyeri
Banyak orang yang tidak sadar banyak mengonsumsi garam bisa merusak kesehatan tulang. Ini karena garam yang berlebihan bisa menyulitkan tubuh kehilangan dan mengeluarkan kalsium secara berlebihan.
Alhasil, keluhannya saat tulang sudah melemah dan keadaan kronis terjadinya kram dan nyeri.
Nah, bila Anda mengalami lima tanda tersebut perlu waspada dan segera memeriksakan diri ke dokter ya, sebelum kondisinya semakin serius.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien