Suara.com - Semua orang pasti pernah mengalami perutnya mengeluarkan bunyi. Biasanya hal ini terjadi ketika perut Anda sedang kosong, kelaparan, atau malah terlalu banyak makan.
Sebenarnya perut yang mengeluarkan bunyi adalah hal normal, bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Tetapi, beberapa orang mungkin berpikir bunyi perut menandakan suatu masalah jika sering terjadi.
Melansir dari Fox News, biasanya perut berbunyi atau bergemuruh selama proses memindahkan makanan melalui saluran pencernaan ke dalam usus.
Suara ini muncul selama proses mengaduk makanan dan menghancurkannya seiring berjalannya waktu. Suara juga bisa muncul berupa gas atau udara yang terperangkap di saluran makanan.
Selain itu, suara perut juga bisa terjadi karena Anda mengonsumsi makanan yang sulit dicerna atau diurai dalam perut.
Namun, suara perut yang berdeguk juga bisa merupakan indikasi dari hal lain yang perlu dikhawatirkan. Misalnya ketika Anda mendengar suara perut berdeguk disertai gas, sendawa, perut kembung, rasa sakit di perut, diare, atau sembelit.
Kondisi tersebut bisa disebabkan oleh infeksi seperti gastroenteritis atau terlalu banyak minum. Konsumsi alkohol yang berlebihan juga bisa menyebabkan masalah dan suara perut yang keras.
Kondisi itu bisa jadi merupakan irritable bowel syndrome (IBS) yang disebabkan oleh saraf, alergi atau makanan.
Bahkan, kondisi yang lebih serius lainnya juga bisa menyebabkan suara perut. Contohnya, suara akibat sesuatu yang menghalangi saluran makanan, seperti tumor atau benda asing.
Baca Juga: Perankan Si Manis, Indah Permatasari Banyak Tertawa hingga Sakit Perut
Jika Anda merasa terganggu dengan suara perut, Anda bisa minum banyak air untuk menyeimbangkan perut. Makan tinggi serat juga bisa membantu meningkatkan kesehatan usus.
Pertimbangkan konsumsi makanan yang lebih ringan setiap harinya. Selain itu, tidur nyenyak juga bisa meredakan masalah perut.
Hal itu karena stres juga bisa menyebabkan suara perut. Jadi, carilah cara untuk mengatasi stres dengan mendengarkan musik atau minum teh herbal.
Aktivitas fisik juga akan membantu tubuh menjadi tenang saat mencerna makanan. Jangan lupa selalu menjaga kebersihan tangan untuk menghindari infeksi.
Sementara itu, suara perut selama kehamilan bukan merupakan tanda adanya masalah, terutama selama trimester ketiga. Kebanyakan wanita hamil mendengar suara-suara yang keluar dari tubuh saat bayi akan lahir.
Kondisi tersebut karena organ tubuh ibu sudah berubah posisi untuk memberikan ruang bagi anak dan ligamen meregang jelang persalinan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh