Suara.com - Seorang atlet bulutangkis asal Malaysia, Chan Peng Soon menderita bell's palsy yang membuat setengah wajahnya lumpuh.
Awalnya, Chan Peng Soon memberi tahu tentang kondisi kesehatannya dengan mengunggah video di Instagram. Ia memberi tahu bahwa sisi kiri wajahnya mengalami kelumpuhan.
Chan Peng Soon mengaku sudah mengalami masalah tersebut sejak beberapa hari terakhir. Ia menyadarinya ketika tidak bisa bermain dengan baik di kompetisi Final Tur Dunia BWF di Cina.
"Aku tidak merasakan apapun di sisi kiri wajahku ketika berbicara sekarang ini. Setelah dari otot wajah saya tidak bisa dikontrol dan itu memengaruhi bicara saya," ujar Chan Peng Soon dikutip dari worldofbuzz.com.
Selain itu, penyakit yang diderita Chan Peng Soon juga memengaruhi mata kirinya. Chan Peng Soon tidak bisa menutup kelopak kirinya dengan benar.
Kondisi itulah yang membuat Chan Peng Soon tidak bisa maksimal ketika bertanding di lapangan. Sebab, butiran keringat akan masuk ke dalam mata kirinya yang tidak bisa ditutup.
"Aku tidak bisa menutup mata kiri, sehingga butiran keringat akan menetes ke mataku dan memengaruhi penglihatanku. Rasanya sangat tidak nyaman," ujarnya.
Meskipun sulit, Chan Peng Soon berusaha menerima kenyataan bahwa ia menderita Bell's Palsy. Chan Peng Soon pun mengaku akan menjalani perawatan dan mencari cara terbaik untuk pemulihannya.
Perlu Anda ketahui, bell's palsy adalah suatu kondisi di mana otot-otot di satu sisi wajah menjadi lemah atau lumpuh.
Baca Juga: Redakan Kembung dengan 5 Jenis Teh Herbal Ini
Biasanya penyakit ini hanya memengaruhi satu sisi wajah pada satu waktu. Lalu sisi lainnya akan terpengaruh dan wajah menjadi kaku.
Penyebab bell's palsy ini sendiri kerusakan pada saraf wajah yang bisa terjadi kepada siapa pun, baik wanita maupun pria.
Berita Terkait
-
Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi
-
Tinggal di Denpasar, Bagaimana Kondisi Jennifer Coppen Saat Banjir?
-
Kediri Jadi Lautan Api! Kantor Bupati, DPRD Hingga Museum Dijarah dan Dibakar
-
Jakarta Lumpuh! Demo Sore Ini Picu Kemacetan Parah di Sejumlah Ruas Jalan Sekitar GBK
-
Bank Milik Pemerintah Iran Lumpuh, Diserang Hacker Israel
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?