Suara.com - Semua wanita sering kali terdorong melakukan diet ketat untuk menurunkan berat badan. Namun, ternyata ada juga yang malah melakukan hal sebaliknya.
Melansir World of Buzz, seorang perempuan bernama Siti disebut justru memilih makan enam kali sehari demi tubuh langsing. Dengan pola makan seperti itu, Siti ternyata berhasil menurunkan berat badan hingga 40 kg dalam delapan bulan.
Berbeda dengan kebanyakan orang, Siti menghindari diet ketat yang hanya membuatnya lebih stres.
Siti justru merekomendasikan untuk mengontrol asupan kalori harian dan membagi makanan dengan menggunakan piring lebih kecil.
Berikut ini beberapa tips diet yang dijalani oleh Siti:
- Minumlah air sebelum makan karena cara ini mencegah Anda makan berlebihan sekaligus bisa membantu merevitalisasi kulit.
- Tidur 8 jam sehari karena kurang tidur bisa menyebabkan obesitas.
- Makan banyak protein dan hindari gula. Lebih baik gunakan gula alami dalam buah-buahan dan sayuran.
- Jangan hindari sarapan. Hal itu karena sarapan membantu menjaga kestabilan hormon dan kadar gula darah sehingga metabolisme meningkat untuk membakar lebih banyak kalori.
- Kontrol porsi makan. Kelaparan atau kekurangan asupan makan justru akan membuat berat badan susah turun. Jadi, lebih baik mengontrol porsi makan menjadi lebih kecil.
Selain lima hal tersebut, Siti rutin minum teh hijau dan kopi hitam tanpa gula untuk meningkatkan metabolisme serta energinya. Teh hijau dan kopi hitam tanpa gula inilah yang membantunya menurunkan berat badan.
Siti juga melakukan latihan aerobik dan kardio secara teratur. Ia pun menyarankan agar orang menghindari minum alkohol jika ingin menurunkan berat badan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?