Suara.com - Gatal pada miss V sangat umum dialami para wanita. Biasanya, kondisi tersebut dapat terjadi karena berbagai alasan, seperti perubahan hormon, kehamilan, kontrasepsi oral dan bahkan menopause.
Faktor eksternal pun dapat pula memengaruhi, contohnya memakai sabun dengan kandungan yang keras, iritasi karena pewangi pakaian maupun celana dalam yang terlalu ketat dan tidak menyerap keringat.
Meskipun sebagian besar rasa gatal pada alat kelamin bukan masalah utama dan akan sembuh dengan sendirinya, ada kondisi di mana Anda harus waspada untuk segera memeriksakan diri.
“Terutama jika Anda telah didiagnosis dengan infeksi jamur vagina di masa lalu dan Anda mengalami tanda dan gejala yang serupa," ujar ginekolog Tania Adib pada Daily Star Online.
"Namun, penting untuk berbicara dengan dokter Anda jika gejalanya tidak hilang atau Anda menduga Anda memiliki kondisi yang mendasarinya, mereka dapat membantu mendiagnosis penyebab rasa sakit Anda."
Meski demikian, Tania menyarankan untuk tidak selalu khawatir dan menemui dokter setiap mengalami masalah pada miss V. Sebab adalah normal jika miss V berubah seiring waktu.
“Vagina wanita berubah selama bertahun-tahun. Misalnya, pada usia dua puluhan, vagina dan vulva Anda harus terlihat dilumasi dengan baik dan berwarna merah muda. Setelah Anda memiliki anak, bagian luar vagina mungkin terlihat berbeda, ia dapat memiliki penampilan yang lebih 'terbuka' dan mungkin terasa sedikit lebih lebar, yang sangat normal," ujar Tania.
Ia juga mengungkap bahwa wanita mungkin mengalami kelemahan kandung kemih setelah kehamilan dan juga selama menopause, karena pelvis yang lemah.
"Ketika Anda mencapai usia empat puluhan, Anda mungkin melihat rambut kemaluan Anda menjadi lebih jarang, dan labia mungkin terlihat lebih longgar karena kadar lemak alami berkurang sehingga menurunkan estrogen. Ini adalah bagian dari proses penuaan alami dan tidak perlu dikhawatirkan," terangnya.
Baca Juga: Bikin Tak Nyaman, Simak Tips Menghilangkan Jerawat di Vagina
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS