Suara.com - Pemain serial Game of Thrones, Emilia Clarke, beberapa waktu lalu memohon agar tidak ada lagi foto dengan penggemar untuk saat-saat ini.
Rupanya ia sedikit trauma setelah mengalami serangan panik ketika seorang penggemar mendekatinya untuk meminta swafoto.
Selama wawancara dengan Jessie Ware di Table Manners podcast, Clarke mengingat pengalaman tersebut dan mengatakan sejak saat itu ia berpikir untuk mempertimbangkan kembali interaksinya lagi dengan penggemar di waktu mendatang.
"Aku berjalan di bandara dan tiba-tiba aku mulai merasakan serangan panik akibat kelelahan total. Aku sendirian, sedang ngobrol dengan ibuku di telepon," tutur Clarke, melansir Prevention.
Dalam sambungan telepon dengan ibunya, Clarke sedang mengatakan tidak dapat bernapas.
"Aku merasa tidak bisa bernapas, aku tidak tahu apa yang terjadi," sambungnya, mencontohkan apa yang dikatakannya kepada sang ibu.
"Aku di sana dan air mata mulai keluar. Aku menangis, dan seorang laki-laki (datang dan berkata), 'bolehkah minta selfie?', dan aku menjawab, 'aku tidak bisa bernapas, maaf'," lanjutnya lagi.
Hal ini membuat Clarke yakin ia perlu istirahat dari berfoto dengan penggemarnya, tetapi ia masih senang memberi tanda tangan.
Menurut Clarke, memberi tanda tangan dan ngobrol singkat dengan penggemar justru sedikit lebih bermakna.
Baca Juga: Alami Serangan Panik, Ternyata Wanita ini Punya Tumor Otak Sebesar Apel!
"Ketika kau melakukannya (memberi tanda tangan), kau harus berinteraksi dengan mereka. Berkebalikan saat orang hanya meminta, 'Oi, aku mau berfoto, selamat tinggal'," jelas sang aktris. Interaksi tersebut, menurutnya lebih manusiawi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya