Suara.com - Cek Kesiapan Jelang Libur Nataru di Bandung, Menkes Kunjungi PSC 119
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto meninjau kesiapan pelayanan kegawatdaruratan milik Dinas Kesehatan Kota Bandung yakni Public Safety Center (PSC) 119. Peninjauan dilakukan untuk melihat kesiapan PSC 119 jelang libur Natal dan Tahun Baru.
Berdiri sejak tahun 2015, PSC 119 berupaya memberikan layanan kegawatdaruratan selama 24 jam dengan menghubungi call center yang tersedia. Rata-rata PSC119 Kota Bandung menerima 70 panggilan perhari. Konsep yang dikembangkan dalam layanan ini dengan sistem jemput bola, yakni petugas mendatangi masyarakat secara langsung.
Hingga kini, PSC 119 Kota Bandung telah memiliki 10 Ambulans, 5 pengemudi, 1 dokter, 5 perawat dan 10 agent call center yang dibagi dalam 3 shift, pagi, siang dan malam.
Dalam rangka menyambut libur natal 2019 dan tahun baru 2020, PSC 119 Kota Bandung telah menyiapkan posko di Terminal Cicaheum dan Terminal Leuwi Panjang, selain itu juga ada ambulans bergerak.
Atas kesiapan tersebut, Menkes merasa bangga dan mengungkapkan rasa terima kasih kepada para petugas.
"Ok, makasih. Berarti udah siap ini, makasih, ya," ungkap Menkes, dalam siaran pers yang diterima Suara.com.
Di samping kesiapsiagaan layanan kesehatan, Menkes mengimbau kepada masyarakat yang akan mudik agar berhati-hati, jaga kondisi kesehatan serta mengedepankan aspek keselamatan supaya selamat sampai tujuan.
"Jaga kesehatannya, cukup istirahatnya, jangan lupa minum yang cukup dan makan yang teratur selama perjalanan. Hindari emosi yang berlebihan, jangan merasa terdahului, biarkan kalau yang lain mau mendahului, kita berjalan dengan hati-hati sehingga sampai tujuan bertemu keluarga dengan bahagia dan sentosa," pesan Menkes.
Baca Juga: Heboh Penemuan Ular, Menkes Akan Petakan Kebutuhan Serum Antibisa di RS
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS