Suara.com - Kualitas Tidur Pengaruhi Keseringan Bercinta, Pakar Jelaskan Hubungannya
Kualitas tidur berpengaruh terhadap banyak aspek bagi kesehatan manusia. Salah satunya, tidur juga memengaruhi rutinitas bercinta lho.
Dilansir Popular-world.com dari Health, sebuah studi 2015 di Journal of Sexual Medicine menemukan, perempuan yang hanya memiliki satu jam tambahan tidur di malam hari saja, meningkatkan kesempatan mereka untuk berhubungan seks keesokan harinya hingga 14 persen. Tidak terdengar banyak, namun bayangkan apabila Anda melakukannya dengan teratur.
Ketika Anda lelah, stres cenderung membebani Anda keesokan harinya. Hal ini juga menjadi pembunuh libido yang kerap tak disadari.
"Tidur membantu mengatur emosi, membantu mengelola memori emosional, dan membantu menciptakan ‘penyangga’ terhadap gangguan harian," kata Direktur dari program penelitian tentang tidur dan kesehatan di Universitas Arizona, Amerika Serikat, Michael Grandner.
Grandner menjelaskan, saat Anda lebih bahagia dan lebih rileks, perasaan ingin bercinta akan terasa lebih besar.
Mendapatkan jumlah tidur yang tepat membantu menjaga keseimbangan sistem hormon Anda. Grandner mengatakan, salah satunya hormon itu adalah testosteron yang menggerakkan dorongan seks pria.
"Tidur juga memainkan peran penting dalam mengatur hormon seks lainnya termasuk estrogen. Tidur yang buruk bisa membuang sebagian hormon-hormon ini," tambahnya.
Seks yang baik berarti terfokus pada pasangan dan saling memperhatikan perasaan agar dapat menikmati kesenangan dan orgasme. Semua itu bisa terjadi jika Anda punya waktu cukup untuk mengisi ulang energi.
Baca Juga: Bir Ini Baik Diminum Sebelum Bercinta, Benar Bisa Bikin Gairah Naik?
Bahkan, berat badan dan kulit menjadi lebih sehat jika seseorang memiliki tidur yang cukup.
"Tidur bisa membantu Anda menjadi lebih perhatian, responsif, dan selaras dengan orang lain," tutup Grandner.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia