Suara.com - Mewarnai adalah salah satu kegiatan yang paling disukai anak-anak. Tetapi, kegiatan ini juga tak ada salahnya dilakukan oleh orang dewasa hingga lansia.
Karena, mewarnai tidak hanya membantu meningkatkan kreatifitas. Tetapi, juga memberikan sejumlah manfaat pada tubuh dan pikiran.
Melansir dari thehealthy.com, berikut ini manfaat kegiatan mewarnai untuk fisik, psikologis dan pikiran kita.
1. Membantu tidur nyenyak
Kegiatan mewarnai sebelum tidur lebih baik daripada bermain ponsel, menonton TV atau laptop. Karena, mewarnai membuat kita terhindar dari paparan cahaya biru yang bisa mengganggu tidur.
Para peneliti menemukan bahwa orang yang menggunakan perangkat elektronik di malam hari akan lebih kesulitan tidur. Bahkan mereka juga akan merasa lebih ngantuk ketika bangun tidur.
2. Menenangkan pikiran
Pewarnaan melibatkan bagian-bagian korteks serebral sambil merelaksasi pusat otak. Artinya, kegiatan mewarnai juga memberikan dampak kesehatan mental. Sehingga orang akan lebih tenang ketika mewarnai.
3. Membuka pikiran lebih luas
Baca Juga: Cedera Patah Tulang Jangan Asal Dipijat, Ini Langkah Pertolongan Pertamanya
Kegiatan mewarnai juga memberikan kita kebebasan, terutama kebebasan dalam berpikir. Anda bisa bebas menuangkan ide dan pikiran apapun ketika mewarnai. Kegiatan mewarnai juga memberikan keberanian untuk bereksperimen tanpa rasa khawatir.
4. Mengatasi stres atau dilema
Mewarnai juga memberikan waktu untuk pikiran kita agar beristirahat. Para psikolog juga mengatakan mewarnai bisa mengurangi stres dan dilema atas dua atau lebih pilihan.
5. Memberi kebahagiaan dan kesehatan lebih baik
Mewarnai tidak hanya untuk anak kecil, kegiatan ini juga baik untuk orang dewasa hingga lansia. Karena, mewarnai bisa memberikan kebahagiaan tersendiri dan meningkatkan kesehatan.
Berita Terkait
-
Makin Dewasa, Makin Datar: Mengapa Ulang Tahun Tak Lagi Terasa Spesial?
-
Review Film Pabrik Gula: Horor Psikologis yang Menguliti Dosa Masa Lalu
-
BNPA dan FK UI Siapkan Pendampingan Psikologis Jangka Panjang untuk Korban Banjir Sumatera
-
Membaca Pola Traumatis dalam Drama 'Can This Love Be Translated?'
-
Mengenal Displacement, Fenomena Psikologis dalam Novel The Liar Between Us
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit