Suara.com - Mendengar kata menopause, yang pertama terlintas di pikiran biasanya adalah kata 'perempuan'. Padahal, menopause tidak hanya diidap oleh kaum hawa saja, tetapi juga para lelaki.
Perbedaan hanya terletak pada perbedaan waktu terjadinya. Pria umumnya mengalami menopause pada usia 50 hingga 60 tahun.
Setelah menopause, pria juga harus lebih memerhatikan segala aspek kehidupan. Tidak hanya harus menjalani hidup yang sehat, tetapi juga mempertahankan perilaku positif dan optimis.
Sama halnya dengan perempuan, sebelum menopause laki-laki juga akan memperlihatkan tanda-tandanya. Umumnya akan ada perubahan yang mereka rasakan, seperti yang dilansir The Health Site ini.
1. Perubahan kondisi mental
Seiring bertambahnya usia pria, sekresi hormon androgen menurun. Efek paling langsung adalah pada kondisi mentalnya.
Tidak hanya perubahan suasana hati yang intens, tetapi juga kecemasan dan ketegangan neurologis yang parah. Beberapa pria bahkan tidak akan dapat berkonsentrasi, menghasilkan penurunan tajam dalam efisiensi kerja.
Beberapa pria juga menderita kehilangan ingatan dan respons yang lambat.
2. Penuaan organ pencernaan
Baca Juga: Kisah Cathy, Tak Bisa Punya Keturunan karena Menopause di Usia 13 Tahun
Terlepas dari apakah itu lelaki atau perempuan, penuaan organ pencernaan terjadi selama menopause. Secara relatif, tingkat penuaan pria sedikit lebih jelas.
Tidak hanya akan sering terjadi gangguan pencernaan dan kembung, tetapi juga atrofi otot pencernaan dan kelenjar.
3. Disfungi seksual
Hal yang lebih menonjol dari menopause pria adalah disfungsi seksual. Tidak hanya dimanifestasikan dalam sikap apatis tertentu, tetapi juga dalam ketidakseimbangan fisiologis.
4. Insomnia berat
Bagi beberapa pria dengan kehidupan yang lebih penuh tekanan, setelah memasuki masa menopause, mereka akan mengalami insomnia yang lebih parah. Gangguan tidur sering terjadi dan mereka sering bangun di malam hari.
Berita Terkait
-
5 Krim Viva untuk Mengurangi Tanda Penuaan Dini, Harga Murah Mulai Rp14 Ribuan
-
Cari Serum Anti Aging Lokal yang Bagus? Ini 5 Pilihan Aman Mulai Rp23 Ribuan
-
6 Compact Powder Murah tapi Bagus untuk Usia 40an, Wajah Nampak Halus Bebas Kilap
-
5 Skincare Laneige untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Bisa Lawan Keriput hingga Garis Halus
-
DIY Catat Ribuan Kasus ODGJ Berat pada 2025, Mayoritas Usia Produktif
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!