Suara.com - Makan makanan pedas memang menggugah selera, terlebih bagi mereka yang sangat menyukainya. Bahkan, beberapa orang akan tetap memakan makanan pedas meski di pagi hari atau perut mereka masih dalam keadaan benar-benar kosong.
Padahal, makan makanan pedas dalam kondisi perut belum terisi apapun berdampak buruk pada lambung, kata konsultan Ahli Gizi, Rupali Datta.
"Mengonsumsi rempah-rempah dan cabai saat perut kosong dapat mengiritasi lapisan lambung yang dapat menyebabkan reaksi asam dan kram," tuturnya, dilansir Food NDTV.
Tak hanya itu, makan pedas saat perut kosong juga dapat memicu gangguan pencernaan.
Hal ini juga disampaikan oleh Ahli Gastroenterologi dari NYU Langone Medical Center, Lisa Ganjhu, MD, bahwa mengonsumsi makanan pedas saat perut dalam keadaan perut kosong akan meningkatkan iritasi perut.
"Tidak ada makanan lain di lambung ketika makanan pedas ini menyentuh lapisannya," jelas Ganjhu, dilansir Huffington Post.
Ia menambahkan, makanan pedas paling baik disiman di dalam lambung ketika setidaknya ada sedikit makanan dalam sistem pencernaan Anda.
Ganjhu pun menyarankan untuk mengonsumsi susu sebelum makan makanan pedas. Sebab, susu dapat melapisi lambung dan memecah pedas dari cabai yang dikonsumsi.
Jadi, lebih baik Anda mengonsumsi makanan lain dahulu sebelum makan pedas yang dapat mengganggu sistem pencernaan Anda.
Baca Juga: Resep Lele Pedas Kemangi, Harumnya Bikin Perut Lapar
Berita Terkait
-
Han Ga In Dilarikan ke RS Usai Tantangan Buldak Pedas Berakhir Fatal
-
Penyanyi Vadel Nasir Selalu Makan Pedas Jelang Manggung, Ini Manfaat dan Bahaya Makanan Pedas Bagi Kesehatan
-
Cara Mengatasi Makanan yang Terlalu pedas
-
Bukan Cuma Soal Lidah! Ini 5 Alasan Ilmiah Kenapa Kita Suka Makan Pedas
-
3 Jenis Minuman yang Sebaiknya Dihindari untuk Dikonsumsi Saat Perut Kosong
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien