Suara.com - Kisah Pilu Anak Buruh Sawit Derita Leukimia, Yuk Bantu!
Hidup gadis cilik ceria bernama Elsa Chalita Situmorang dan keluarganya berubah drastis pascadiagnosis leukimia yang diderita Elsa.
Elsa yang masih berusia lima tahun tengah berjuang melawan leukimia alias kanker darah yang diderita.
Ayahnya, Tumbur Pangihutan Situmorang yang mengunggah tentang kondisi buah hatinya di situs donasi kitabisa.com menjelaskan, Elsa terlahir normal dan tumbuh seperti anak-anak pada umumnya, hingga suatu hari, ia jatuh sakit dan mengalami panas demas yang tinggi.
Kondisi yang dialami selama berhari-hari itulah yang membuat ayahandanya ketakutan. Ia membawa Elsa ke rumah sakit untuk diberi tindakan medis.
Diketahui Elsa mengalami panas dan demam sebulan penuh. Sampai-sampai ia mengalami darah rendah dan kesulitan berjalan.
"Dari hasil pemeriksaan pada sumsum tulang belakang, Dokter memvonis Elsa mengidap Leukemia dan harus segera jalani kemoterapi agar penyakitnya tak semakin ganas," tulisnya.
Dilansir Suara.com dari laman Kitabisa.com, leukimia merupakan salah satu jenis kanker hematologi atau kanker darah yang memengaruhi produksi dan fungsi sel darah.
Ketika seseorang memiliki leukemia, sumsum tulangnya tidak mampu memproduksi sel-sel darah merah yang cukup dan trombosit untuk memasok kebutuhan tubuh.
Baca Juga: Kisah Pilu Supir Ojol, Anak Lahir dengan Empat Penyakit Butuh Uluran Tangan
Untuk melawan itu semua, Elsa membutuhkan perawatan intensif yang tak hanya jangka panjang, tetapi juga memerlukan biaya yang mahal.
Sang ayah, Tumbur Pangihutan Situmorang, diketahui bekerja sebagai buruh sawit di kampung halamannya.
Dari cerita yang dikisahkan laman Kitabisa.com, Elsa baru sekali menjalani kemoterapi.
"Untuk modal kemo pertamanya saja, mereka (orangtua Elsa) harus menghabiskan seluruh tabungan serta pendapatan Ayah yang tak seberapa.Kini untuk menyembuhkan Leukimia, Elsa harus menempuh beberapa tahapan kemoterapi lagi yang tentunya membutuhkan biaya sangat besar. Untuk beli susu dan vitamin Elsa saja, orangtua Elsa harus mencari pinjaman uang. Belum lagi obat-obatan Elsa yang sering tidak tertebus," tulis Tumbur lebih lanjut.
Untuk membantu Elsa sembuh, Anda bisa ikut berdonasi di laman Kitabisa.com. Hingga Minggu (19/1/2020) donasi yang terkumpul sudah mencapai hampir Rp 48 juta lebih dengan target sebesar Rp 50 juta.
Anda yang ingin membantu meringankan biaya pengobatan Elsa Chalita Situmorang bisa langsung mengakses situs kitabisa.com.
Berita Terkait
-
Chris Hemsworth, Pemeran Driver F1, Galang Dana Kebakaran Australia
-
ITB Targetkan Serap Donasi Rp 1 Triliun dari Alumni Lewat Salam Ganesha
-
Minta Donasi untuk Operasi, Selebgram Laura Anna Dihujat Warganet
-
Najwa Shihab Himpun Donasi untuk 3 Pengamen Korban Salah Tangkap Polisi
-
Viral Pria Iseng Galang Dana Buat Bayar Angsuran Motor, Tuai Hujatan
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa