Suara.com - Panik karena Virus Corona, Apakah Berdoa Bisa Membantu? Ini Kata Psikolog
Ancaman virus corona Wuhan di Indonesia semakin nyata, setelah kasus positif ditemukan di negara tetangga Singapura dan Malaysia. Tak pelak, sebagian masyarakat mengaku khawatir dan takut terhadap penyakit ini.
Dalam berbagai kesempatan, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto berpesan kepada masyarakat untuk tidak panik dan kalut. Ia bahkan meminta masyarakat berdoa agar virus corona Wuhan tidak masuk ke Indonesia, sekaligus menjaga imunitas tetap tinggi.
"Dengan kita berdoa, bersembahyang, membaca hal-hal baik, itu sama dengan melakukan hal yang menyenangkan," tutur Menkes Terawan, ditemui usai peringatan Hari Gizi Nasional di Kemenkes, Selasa (28/1/2020).
Lalu, apakah berdoa efektif menenangkan jiwa dalam situasi panik dan kalut? Menjawab hal ini, Gracia Ivonika, M.Psi., Psikolog, dari Klinik Personal Growth mengatakan berdoa memang punya manfaat untuk membuat diri tenang lho!
"Ketika berada dalam situasi panik atau kalut, seseorang kerap dikuasai oleh emosi negatif yang mempengaruhi pikirannya dan semakin menambah kekhawatiran atau kecemasannya. Untuk itu, dibutuhkan kondisi emosi yang lebih stabil dalam menghadapi situasi atau permasalahan yang mengganggu. Salah satu cara untuk menghadirkan kondisi emosi yang lebih stabil adalah dengan berdoa," tutur Gracia saat dihubungi Suara.com.
Gracia mengatakan dengan berdoa, seseorang terhubung dengan keyakinan spiritualnya yang dapat menenangkan dan membantun dalam menjalani persoalan hidup.
Ia melanjutkan, doa yang diucapkan dalam keheningan membantu seseorang untuk melepaskan emosi negatif dan menarik energi positif yang membangun ketenangan diri. Dengan hati yang tenang, seseorang akan lebih mampu berpikir dengan jernih dalam menilai situasi dan memikirkan langkah ke depannya.
"Dalam doa, seseorang melakukan refleksi diri melalui koneksi dan relasi yang dibangun dengan Tuhan," terangnya.
Baca Juga: Cek Fakta: Benarkah Jaga Tenggorokan Tetap Lembap Bisa Cegah Virus Corona?
Bukan asal bicara, Gracia menyebut ada beberapa penelitian yang telah dilakukan terkait manfaat berdoa untuk kondisi psikologis seseorang. Salah satunya, berdoa membantu seseorang untuk sadar akan diri sendiri dan situasi yang dialami.
"Dengan demikian, seseorang dapat melihat secara lebih luas dari sudut pandang yang positif terkait diri dan kehidupannya, yang turut membantunya meregulasi emosi dengan lebih baik, dan mengembangkan perasaan syukur dan optimisme," tutup Gracia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak