Suara.com - Anissa Aziza, istri Raditya Dika baru-baru menceritakan keluh kesahnya selama mengASIhi anaknya, Alea.
Melalui story instagram, Anissa Aziza mengaku sempat mengalami kesulitan dalam produksi ASI. Hal ini pun sempat membuat Anissa Aziza merasa sedih karena melihat anaknya membutuhkan ASI.
"Jadi mama nisa itu bukan tipe mama yang produksi ASInya berlimpah. Dibilang kurang, nggak. Dibilang banyak juga nggak, Alhamdulillah cukup buat Alea sampai kenyang," tulisnya di story Instagram
Di sisi lain, Anissa Aziza juga kebingungan membuat produksi ASI-nya lancar karena sempat tidak percaya dengan ASI booster.
"Tapi ternyata tubuh dan pikiran kita bertindak lain, Ada kalanya aku tiba-tiba drop, belum lagi situasi dan kondisi lain yang kadang bikin aku sedih atau stres dan semua itu berpengaruh sekali terhadap produksi ASI jadi berkurang. Stres? ya, tentu saja," lanjutnya.
Setiap ibu menyusui pasti ingin memberikan ASI yang cukup untuk memenuhi anaknya. Tetapi, masalah produksi ASI mendadak tidak lancar sering dialami oleh ibu menyusui.
Kondisi ini sudah pasti membuat ibu menyusui sedih dan stres untuk mengASIhi. Padahal pikiran juga bisa memengaruhi produksi ASI makin tidak lancar.
Jika Anda bukan ibu menyusi yang suka mengonsumsi ASI booster. Anda mungkin bisa melakukan beberapa tips seperti yang dilansir oleh hellosehat.com, untuk memperlancar ASI secara alami:
1. Rutin memompa ASI
Baca Juga: Marak Berita Tak Benar Soal Corona, Mahasiswa Indonesia di Wuhan Ketakutan
Ketika bayi sudah kenyang menyusu tapi payudara terasa kencang, sebaiknya Anda mengeluarkannya dengan cara dipompa. Karena, rasa kencang di payudara menandakan bahwa ASI belum sepenuhnya habis.
Cara ini juga bisa membantu produksi ASI lebih lancar, karena semakin banyak permintaan maka semakin banyak produksi ASI ibu.
2. MengASIhi dengan kedua payudara bergantian
Cobalah untuk menyusui bayi dengan payudara kiri dan kanan secara bergantian. Karena cara menyusui bergantian payudara ini bisa membantu memperlancar produksi ASI.
Tapi, jangan paksa bayi untuk berpindah menyusu dari payudara kiri ke kanan atau sebaliknya. Biarkan bayi menyusu di satu payudara dan melepasnya sendiri, lalu pindahkan ke payudara satunya jika belum kenyang.
3. Perbanyak istirahat
Berita Terkait
-
Ramadan 2026: Raditya Dika Singgung Peran Komunitas bagi Pria
-
Viral Pengakuan Dokter Soal Jenazah ODGJ yang Dijual Buat Praktikum Mahasiswa Kedokteran
-
Timothy Ronald Kupas Cara Raditya Dika Mengelola Investasi demi Kebebasan Finansial
-
Kisah Dokter Gia Pratama Keluarkan Koin di Leher Balita Pakai Kateter Urin
-
7 Film Indonesia Terlaris yang Disutradarai Komika, Agak Laen: Menyala Pantiku! Saingi Jumbo
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Orang Tua Waspada! Ini Tanda Gangguan Pertumbuhan pada Anak: Pengaruh Hingga Dewasa
-
Vaksin Campak Apakah Gratis? Ini Ketentuannya
-
Tak Hanya Puasa, Kemenkes RI Sarankan Kurangi Garam, Gula, dan Lemak saat Ramadan
-
Gaya Hidup Sehat dan Aktif Makin Jadi Pilihan Masyarakat Modern Indonesia
-
Empati Sejak Dini, Ramadan Jadi Momen Orang Tua Tanamkan Nilai Kebaikan pada Anak
-
Stop Target Besar! Rahasia Konsisten Hidup Sehat Ternyata Cuma Dimulai dari Kebiasaan Kecil
-
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi