Suara.com - Deteksi Virus Corona, IDI Dorong Pemerintah Optimalkan Puskesmas
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapakan status darurat internasional terhadap wabah virus corona baru atau novel coronavirus (2019-nCoV).
Menanggapi itu Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menilai sudah saatnya Indonesia bersikap pro aktif dan melibatkan komunitas di masyarakat untuk concern ikut mendeteksi gejala virus corona.
"Betul (WHO tetapkan darurat internasional), sudah menjadi concern global ini. Makanya kita harus lebih proaktif. Kalau menurut saya, bukan hanya dipintu dijaga, tetapi sudah di komunitas itu sudah di dorong untuk pencarian kasus," ujar Ketua IDI Dr. Daeng M Faqih baru-baru ini di Jakarta.
Contoh komunitas yang dimaksud seperti puskesmas, komunitas kesehatan lainnya untuk aware melihat gejala seperti batuk, sesak napas, pilek, dan bersin. Apalagi yang baru saja dari China, atau orang lain yang kontak langsung dengan pendatang dari China yang bergejala.
"Di masyarakat kan kita punya puskesmas punya ini kan itu bisa untuk melacak kasus. Harus sudah melacak kasusnya, karena sudah menjadi concern internasional," tutur Daeng.
Sementara itu, untuk membuat masyarakat di seluruh Indonesia lebih aware lagi, walaupun Indonesia masih berstatus zero coronavirus. IDI tetap akan menjalankan program penyuluhan kebersihan, mencegah penularan, dan memperkenalkan gejala kepada masyarakat dengan pihak swasta dalam hal ini PT. Reckitt Benckiser Indonesia (Dettol) yang mensupport produk pembersih.
"Kemudian kawan-kawan yang nanti akan membantu mensupport termasuk Reckitt ini. Kemudian juga selain berkoordinasi membantu masyarakat, yang pertama mengkampanyekan hidup bersih dan sehat. Ini yang nanti kita akan di titik-titik posko," paparnya.
Kata Daeng program ini akan dilaksanakan di semua cabang IDI yang berjumlah 434 cabang, yang pastinya berkoordinasi dengan seluruh dokter untuk memberikan informasi. Termasuk juga pemerintah dalam hal ini Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).
Baca Juga: Akui Punya Reagen Virus Corona Wuhan, Balitbangkes: Sesuai Standar WHO
"Stakeholder yang dimaksud terutama adalah dinas kesehatan setempat, kemudian KKP setempat. Kemudian rumah sakit yang khusus ditunjuk menangani supaya kalau ada terjadi sesuatu supaya koordinasinya bagus," jelasnya.
Tak main-main untuk memantapkan program ini Daeng telah mengeluarkan surat atas nama IDI, untuk sama-sama bantu pemerintah cegas corona virus masuk ke Indonesia. Langkah ini semakin mantap, setelah Daeng mendengar kabar tentang kasus imported corona, atau virus corona yang menjangkit penduduk lokal, padahal ia tidak pernah ke China.
"Memang di Indonesia belum. Ada negara-negara yang diberitakan WHO itu sudah imported sudah mulai menular, dan itu langkahnya harus kita lakukan kewaspadaan di tiap-tiap titik, diperkecil sampai ke kota bahkan mungkin sampai ke tingkat puskesms dan tingkat kecamatan," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun