Suara.com - Musim flu dan penyebaran virus corona yang begitu cepat di seluruh daratan China, membuat kewaspadaan akan kesehatan perlu ditingkatkan.
Hingga Minggu (2/2/2020) pagi, korban tewas akibat virus mematikan itu meningkat 45 orang dengan total 304, demikian televisi pemerintah China melaporkan. Sementara total orang yang terinfeksi mencapai 12.000 di seluruh dunia.
Dilansir dari Centers for Disease Control (CDC), salah satu cara terbaik untuk menjaga diri dari penyakit adalah mencuci tangan sesering mungkin dengan teknik yang tepat.
Sebab ketika tangan Anda bersih, Anda dapat mencegah bakteri untuk menyebar ke bagian tubuh atau ke orang lain.
Dalam teknik mencuci tangan yang benar, CDC merekomendasikan untuk basahi tangan dengan air bersih yang mengalir, hangat maupun dingin.
Setelah mematikan keran, oleskan sabun ke tangan Anda dan gosokkan. Pastikan Anda menyabuni antara jari-jari, di bawah kuku dan di punggung tangan.
Ini adalah bagian penting, tetap gosok tangan Anda setidaknya selama 20 detik. Setelah Anda mencuci bersih, bilas tangan dengan air bersih yang mengalir. Ambil handuk bersih atau tisu untuk mengeringkan tangan.
Walaupun CDC merekomendasikan agar Anda sering mencuci tangan, CDC juga memberikan daftar contoh spesifik di mana mencuci tangan mutlak diperlukan.
Ini termasuk, sebelum, selama dan setelah menyiapkan makanan, sebelum atau setelah merawat seseorang yang sakit, setelah menggunakan kamar mandi, setelah menyentuh binatang atau makanan binatang, setelah menutup hidung, batuk atau bersin, setelah menyentuh sampah, sebelum dan sesudah merawat luka dan setelah mengganti popok.
Baca Juga: Mencuci Tangan Meski Tanpa Sabun Lebih Efektif Ketimbang Hand Sanitizer
Selain mencuci tangan, dr. Angela Hewlett, direktur medis dari Nebraska Biocontainment Unit, mengatakan juga penting untuk mendapatkan suntikan flu, menutupi hidung serta mulut saat batuk dan tinggal di rumah menghindari pekerjaan atau sekolah jika sedang sakit.
"Itu dapat mencegah penyebaran penyakit apa pun, bukan hanya influenza, dan coronavirus ini akan berada dalam kategori yang sama," jelasnya seperti dikutip dari People.
Di sisi lain, Hewlett tidak setuju dengan pemakaian masker untuk mencegah flu atau virus corona. Orang Amerika bergegas membeli masker bedah selama sepekan terakhir, dan pengecer besar seperti Amazon kehabisan stok.
"Mengenakan masker saat Anda tidak sakit belum terbukti membantu melindungi Anda dari penyakit semacam ini," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak