Suara.com - Aktif Main Gadget, Ini 6 Tips Hindari Mata Kelelahan
Kegiatan depan komputer dan handphone menjadi aktifitas masyarakat urban. Tidak sedikit masalah mata lelah kerap menimbulkan rasa tidak nyaman dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Apalagi kalau kondisi ini terjadi saat melakukan aktivitas seperti belajar, bekerja, atau ketika mengemudikan kendaraan.
Mata adalah salah satu indera yang memiliki fungsi penting dan berharga. Jika seseorang sudah mengalami mata lelah maka kondisi ini akan mempengaruhi kemampuan penglihatanya serta menurunkan kinerja, konsentrasi dan masalah kebutaan pada mata seperti minus hingga katarak.
Gejala yang muncul jika mata mengalami kelelahan adalah mata berair, terasa berat, kemerahan, mata kering, penglihatan kabur atau ganda, iritasi dan lebih peka terhadap cahaya.
Dr. Elvioza, SpM(K), Ketua Retina Service dan Dokter Spesialis Mata Subspesialis Vitreoretina JEC, membagikan tips mencegah mata kelelahan agar menghindari masalah kebutaan, pada acara JEC perkenalkan teknologi Semi-Robotic Surgery dan membuka Ophthalmic Trauma Service di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Mata lelah umumnya bisa disebabkan oleh banyak hal. Namun solusi untuk mengatasinya bisa melalui cara berikut:
Atur pencahayaan dan posisi layar komputer
Punya pekerjaan atau hobi terlalu lama depan komputer, maka atur pencahayaan layar komputer bisa dengan bantuan filter. Saat beraktivitas dengan komputer, pastikan selalu menjaga jarak aman antara layar dan mata, yaitu sekitar 50-60 cm agar jarak mata dan layar komputer ideal.
Baca Juga: 6 Kondisi Mata Ini Bisa Deteksi Jenis Penyakit, Cek Sekarang!
Pencahayaan ruangan
Cahaya ruangan yang terlalu terang juga dapat membuat mata gampang lelah. Usahakan agar pencahayaan ruangan tidak terlalu terang, sehingga tidak menyilaukan mata, termasuk mengatur arah pencahayaan. Pastikan untuk selalu menjaga kebersihan layar komputer agar pencahayaannya tetap ideal.
Istirahat secara berkala
Saat mengoperasikan komputer atau membaca, Anda dianjurkan untuk sesekali beristirahat dari kegiatan tersebut. Beristirahatlah setiap 20 menit, lalu istirahatkan mata Anda setidaknya selama 20 detik.
Mengompres mata dengan handuk atau tisu dingin
Rendamlah kain, handuk atau tisu ke dalam air dingin lalu tempatkan di mata, setelah beberapa saat angkat handuk dan ulangi lagi hingga mata terasa segar. Cara ini juga bisa membantu menghilangkan mata gatal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!
-
Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini
-
IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik
-
Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada
-
Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga
-
Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah
-
Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah
-
WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen