Suara.com - Semua perubahan pada tubuh tidak hanya dipengaruhi oleh masa pertumbuhan, tetapi juga penyakit yang tidak terdiagnosis. Salah satunya, Anda bisa melihat perubahan pada mata.
Karena, perubahan pada mata bisa menandakan suatu penyakit serius. Sayangnya, tanda-tanda kecil ini seringkali terbaikan.
Dilansir oleh brightside.com, berikut ini perubahan pada mata yang merupakan tanda-tanda penyakit, antara lain:
1. Bintik putih pada kornea
Bintik putih pada kornea bisa merupakan tanda infeksi kornea akibat penggunaan lensa kontak. Kondisi ini bisa juga menyebabkan masalah tukak lambung. Orang yang sering menggunakan lensa kontak terlalu lama dan kadaluarsa lebih berisiko mengalaminya.
2. Lingkaran putih di sekitar iris mata
Kondisi ini bisa terjadi karena faktor penuaan. Tetapi, jika Anda masih muda dan mengalaminya, bisa jadi ini tanda kadar kolesterol dan trigliserida tinggi. Sehingga seseorang lebih berisiko mengalami serangan jantung dan stroke.
3. Mata merah
Mata merah bisa terjadi karena kurang tidur, banyak bekerja, terkena angin dan paparan matahari. Jika mata merah tanpa alasan, bisa jadi tanda penyakit peningkatan glaukoma, intrakarnial tinggi dan diabetes.
4. Mata kering
Mata kering seringkali menyebabkan ketidaknyamanan dan rasa gatal. Tapi, menggosoknya justru merusak kulit halus di sekitar mata. Hal ini bisa menyebabkan kelopak mata kendur dan keriput.
Jika mata mengalami kekeringan berlebih disertai peningkatan sensitivitas cahaya, bisa jadi indikasi sindrom sjorgen, kelainan sistem kekebalan tubuh langka.
5. Bercak kekuningan di dekat iris mata
Bercak kekuningan atau benjolan di mata yang putih disebut pinguecula. Kondisi ini merupakan tanda penuaan konjungtiva yang biasa terjadi pada orang tua.
Kondisi inj juga bisa terjadi pada orang yang sering terpapar sinar matahari. Selain itu, iritasi sistematis dari angin, debu dan asap juga bisa menyebabkan kondisi ini.
6. Air mata yang keluar tak disengaja
Air mata yang keluar tak disengaja bisa karena mata kering. Karena itu, mata mengeluarkan air untuk membuat areanya lebih lembab. Biasanya orang yang lebih sering di depan TV dan komputer lebih sering mengalaminya.
Jika air mata ini disertai dengan kesulitan menutup mata, bisa jadi gejala kelumpuhan saraf atau komplikasi setelah infeksi virus.
Berita Terkait
-
Prambanan Jadi Simbol Baru Kedekatan Indonesia-India Lewat Proyek Restorasi
-
Lantik Istri hingga Sepupu Jadi Pejabat, Langkah Wali Kota Bima Jadi Sorotan
-
Komunitas XMAX Lihat Langsung Dapur Produksi Motor Yamaha di Pulogadung
-
Bukan Cuma Thamrin, Shelter Ojol Gratis 24 Jam Bakal Menjamur di Terminal dan Stasiun
-
Bukan Paket Data Biasa, Telkomsel Rancang Internet Khusus untuk Kurir SiCepat
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak
-
Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan
-
Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah
-
Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress
-
Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama
-
Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol