Suara.com - Bawang Putih Hingga Minyak Wijen, Benarkah Bisa Tangkal Corona Covid-19?
Virus corona atau Covid-19 mulai mewabah di China dan negara lain pada akhir 2019. Pada 30 Januari 2020, Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan wabah ini sebagai darurat global.
Hingga kini, virus corona telah masuk ke 67 negara dengan 88.590 orang positif terinfeksi di seluruh dunia.
Di Indonesia baru saja dikonfirmasi dua orang terjangkit positif virus corona, setelah cukup lama Indonesia mempertahankan status zero. Oleh karena itu penting bagi kita untuk mengedukasi diri kita agar tidak termakan informasi-informasi yang salah sasaran mengenai virus mematikan ini.
Berikut adalah mitos mengenai deretan makanan yang bisa bantu menangkal virus corona seperti dihimpun oleh Suara.com.
1. Bawang putih bisa cegah virus corona
Dilansir dari situs resminya, WHO menyebut meski bawang putih merupakan makanan sehat dan memiliki sifat antimikroba, makan bawang putih bukanlah langkah pencegahan virus Corona yang tepat.
"Tidak ada bukti yang menunjukkan makan bawang putih dapat melindungi orang dari wabah virus Corona baru ini," tulis WHO.
2. Balurkan minyak wijen bisa tangkal virus corona
Baca Juga: Kerabat 2 Pasien Corona Depok Dibawa ke RSPI Sulianti Saroso
WHO kembali menulis di situs resminya bahwa hal ini adalah mitos dan minyak wijen tidak bisa membunuh virus corona. Memang ada beberapa disinfektan yang bisa membunuh virus Covid-19 dipermukaan, seperti pemutih atau disinfektan berbahan dasar klorin seperti kloroform, etanol 75 persen, dan pelarut.
"Akan tetapi mereka hanya berdampak sangat kecil pada virus jika dibalurkan di kulit atau di bawah hidung. Malah justru berbahaya jika menggunakan bahan kimia ini di kulit Anda," demikian dilaporkan WHO.
3. Mengonsumsi asam asetat, menggunakan minyak esensial bisa melindungi diri dari serangan virus corona.
Dikutip dari John Hopkins Medicine, ada yang menyebut bahwa berkumur dengan pemutih, meminum asam asetat, air garam ataupun menggunakan minyak esensial bisa melindungi diri kita dari serangan virus corona.
Faktanya, tidak ada satu pun bahan-bahan di atas bisa melindungi Anda dari wabah corona virus namun malah justru membahayakan nyawa Anda.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?