Suara.com - Sejak ditemukan pasa Januari 2020, virus corona Covid-19 masih terus mengkhawatirkan dengan penyebarannya yang semakin cepat dan luas.
Virus corona covid-19 kini dilaporkan telah menjangkiti 76 negara dan satu kapal pesiar Diamond Princess. Menurut data worldometers.info pada tanggal 3 Maret 2020 pukul 08.05 WIB, sejumlah 90.441 total kasus infeksi tercatat dengan kematian mencapai 3.119 jiwa.
Sementara itu, angka kesembuhan telah mencapai 48.128 jiwa, menjadikan total 51.247 kasus yang telah memiliki hasil.
Tercatat 68 kasus kematian baru yang tersebar di enam negara. Terbanyak adalah 32 kematian di China sebagai pusat penyebaran virus, menjadikannya total 2.944 kematian, diikuti dengan Iran, 12 kasus kematian yang membuat total kematian 66 jiwa.
Kemudian wabah di Italia menewaskan 11 orang dan membuat total kematian di negara tersebut menjadi 52 jiwa. Sementara di Korea Selatan, jumlah kasus positif semakin meningkat namun angka kematian turun.
Kasus-kasus baru juga terus bertambah, di antaranya kasus pertama di Moroko, Latvia, Senegal, Arab Saudi, Tunisia, Yordania, Portugal, Andorra, dan juga Indonesia.
Setelah sekian lama Indonesia dipertanyakan akan status zero virus corona, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan pada Senin (2/3/2020) kemarin bahwa ada dua kasus positif Covid-19 di Indonesia.
Dua orang wanita, ibu dan anak, yang berasal dari Depok terjangkit virus tersebut. Disebutkan mereka tertular WN Jepang yang positif corona saat berinteraksi di sebuah kelas dansa di Jakarta.
Saat ini, pemerintah masih terus melakukan pemeriksaan dan melakukan penelusuran close kontak dengan siapa saja WNI ini sudah melakukan kontak.
Baca Juga: Cegah Coronavirus, KAJ Terbitkan Imbauan Pelaksanaan Misa
Kekhawatiran juga timbul di tengah masyarakat, khususnya warga Depok. Bahkan ada ketakutan Depok akan diisolasi laiknya Kota Wuhan di China.
Namun wacana tersebut langsung dibantah Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Dirjen P2P) Kemenkes, Anung Sugihantono.
Menurutnya itu adalah ide yang ngawur. "Belumlah (di karantina) ngawur aja baru satu kasus aja kok terus langsung isolasi satu wilayah gitu," ujar Anung di Kemenkes, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2020).
Kini kedua pasien Covid-19 tersebut dirawat di RS Penyakit Infeksi Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak