Suara.com - Sebagian besar orang tentu pernah merasa kekenyangan hingga menyebabkan sedikit sulit bernapas. Umumnya ini terjadi karena perut 'meregang' melebihi kapasitas biasanya, menyebabkan gejala sakit perut, kembung, gangguan pencernaan atau mual.
Bisa juga Anda mengalami mulas akibat tekanan pada sfingter yang memisahkan lambung dan kerongkongan.
Anda dapat mengatasi hal ini, yaitu dengan melakukan hal di bawah ini yang dilansir dari Insider.
1. Berjalan
Berjalan membuat perut Anda lebih cepat kosong, meski mungkin tidak membantu dalam mengurangi kembung atau kekenyangan. Namun, ketika isi perutmu kosong secara cepat, dapat mencegah mulas atau asam lambung naik.
"Jangan berharap membakar semua kalori dari makanan yang Anda baru saja makan (setelah berjalan-jalan), tapi aktivitas fisik kemungkinan dapat membantu pencernaan Anda," kata Kristen Smith, juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics.
2. Minum air putih atau minuman rendah kalori
Ketika makan dalam porsi banyak, secara tidak sadar Anda juga mengonsumsi natrium dalam jumlah besar. Minum air putih dapat membantu mengeluarkan sedikit natrium dari makanan yang Anda makan, kata Smith.
Namun jangan minum terlalu banyak karena justru dapat membuat perut makin kembung dan menyebabkan sakit perut.
Baca Juga: Ini Mengapa Kekenyangan Bikin Anda Mengantuk
3. Jangan berbaring
Perut akan lebih cepat kosong ketika Anda duduk tegak. Berbaring setelah makan justu dapat membuat Anda cenderung mengalami refluks asam karena memberi tekanan pada otot yang biasanya menjaga asam lambung 'di tempatnya'.
4. Jangan panik
Usahakan untuk tidak stres jika Anda makan berlebihan, terutama ketika baru saja mengalaminya.
"Cobalah untuk menghindari kemungkinan perasaan bersalah setelah makan terlalu banyak," saran Smith.
Ia menambahkan, perasaan bersalah setelah makan berlebihan dapat menyebabkan kebiasaan makan yang tidak sehat atau tidak teratur dari waktu ke waktu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?