Suara.com - Viral GERD Jadi Trending Topic di Twitter, Ini Fakta Penyakit Asam Lambung
Meninggalnya Ashraf Sinclair secara mendadak membuat netizen berspekulasi tentang penyebabnya. Bahkan di media sosial, muncul dugaan Ashraf Sinclair meninggal karena penyakit asam lambung alias GERD.
Pembahasan seputar GERD pun ramai di media sosial, menjadikan GERD sebagai salah satu trending topic saat ini. Lalu apa itu GERD sebenarnya?
Dilansir Hello Sehat, GERD adalah singkatan dari Gastroesophageal reflux disease, yang dalam bahasa Indonesia diterjemahkan sebagai penyakit asam lambung.
GERD terjadi ketika asam lambung naik kembali ke kerongkongan (esofagus). Akibatnya, timbul rasa seolah terbakar di dada dan kerongkongan, karena lapisan kerongkongan tersebut mengalami iritasi.
Seseorang dinyatakan mengalami GERD adalah ketika mengalami kenaikan asam lambung ringan selama 2 kali seminggu, atau kenaikan asam lambung berat hingga minimal seminggu sekali.
Faktor Risiko GERD
Penyakit GERD adalah kondisi umum yang bisa dialami oleh siapa saja, baik lelaki maupun perempuan. Namun, risiko untuk mengalami penyakit GERD ini cenderung lebih tinggi pada orang yang obesitas, gangguan jaringan ikat, sedang hamil, perokok aktif, dan sering minum alkohol.
Tanda dan Gejala Penyakit GERD
Baca Juga: Mudah, 4 Cara Alami Atasi Asam Lambung Naik
Gejala utama dari GERD adalah ketika asam lambung yang seharusnya tetap berada di sistem pencernaan, justru naik kembali ke atas. Alhasil, asam lambung tersebut akan melewati katup kerongkongan yang terbuka.
Kondisi tersebutlah yang kemudian akan membuat kebanyakan orang merasakan sensasi terbakar di dada (heartburn). Sensasi seperti terbakar atau heartburn akibat GERD adalah munculnya rasa panas atau tidak nyaman di bagian belakang tulang dada.
Hal ini biasanya bisa semakin memburuk ketika Anda selesai makan, sedang berbaring atau membungkuk. Secara garis besarnya, gejala penyakit GERD adalah:
- Merasa seperti ada makanan yang tersangkut di dalam kerongkongan, sulit menelan, serta cegukan.
- Mengalami sensasi panas seolah terbakar di dada (heartburn), yang bisa menyebar sampai ke leher.
- Sakit atau nyeri pada dada.
- Timbul rasa asam atau pahit di mulut.
- Ada cairan atau makanan yang naik dari dalam perut ke bagian mulut.
- Masalah pernapasan, seperti batuk kronis dan asma.
- Suara serak.
- Sakit tenggorokan.
Kemungkinan masih ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda khawatir akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah segera dengan dokter Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?