Suara.com - Seorang anak laki-laki usia 15 tahun bersama ayahnya menjadi dua pasien virus corona Covid-19 pertama di Georgia.
Para pejabat kesehatan di Georgia pun telah mengonfirmasi 2 kasus pertama corona Covid-19 pada Senin (2/3/2020).
Dua pasien corona Covid-19 di Georgia ini pun meningkatkan jumlah kasus terkait virus mematikan tersebut di Amerika Serikat. Bahkan sudah ada 9 orang yang meninggal dunia akibat virus tersebut.
Dalam rilis berita hari Senin dilansir oleh Fox News, Departemen Kesehatan Masyarakat Georgia (DPH) mengatakan dua kasus corona Covid-19 yang ditemukan di Kabupaten Fulton melibatkan dua orang yang tinggal di satu rumah.
Awalnya, salah satu dari keduanya baru saja kembali dari Italia yang telah mengalami lonjakan kasus corona Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir.
Lalu, ayah dari anak laki-laki tersebut mulai terinfeksi virus corona setelah melakukan perjalanan ke Milan, yang terletak di wilayah Lombardy, Italia. Padahal wilayah tersebut mengalami lonjakan kasus corona Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir.
Sampai akhirnya, sang ayah yang berusia 56 tahun kembali ke Amerika Serikat pada 22 Febuari 2020. Saat itu, sang ayah mulai mengalami gejala seperti demam, batuk dan sesak napas.
Lalu, ia dan putranya berusaha menemui dokter di rumah sakit swasta, sebelum menjalani tes medis oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) di Atlanta.
Sementara hasil penyebaran virus pasangan ayah dan anak ini masih menunggu. Semua anggota keluarga yang sempat berinteraksi dengan mereka masih terisolasi untuk mencegah penyebaran virus corona Covid-19.
Baca Juga: Ketahui 5 Manfaat Kesehatan Kacang Hijau, Bisa Cegah Kanker!
Departemen Kesehatan Masyarakat Georgia sekarang bekerja untuk mengidentifikasi orang-orang yang mungkin terpapar virus corona Covid-19 tersebut. Karena, seseorang mungkin saja sudah terpapar tapi belum menunjukkan gejala apapun.
"Orang-orang yang diidentifikasi telah terpapar akan dihubungi langsung oleh ahli epidemiologi DPH dan dipantau jika menunjukkan gejala demam serta masalah pernapasan," kata pejabat kesehatan.
Tim kesehatan Georgia pun telah mengumpulkan bahwa informasi, memantau kondisi pasien dan menentukan paparan virus untuk mencegah penyebaran corona Covid-19 lebih luas.
Pejabat kesehatan Georgia juga mengingatkan masyarakatnya untuk menjaga kesehatan dengan cara mencuci tangan yang benar. Karena, menjaga kebersihan merupakan cara mencegah penularan virus corona Covid-19.
Berita Terkait
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Dokumen UFO AS Bongkar Dugaan Kebohongan Rusia 25 Tahun Lalu, Apa Itu?
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?