Suara.com - Dalam rangka mencegah penularan virus corona Covid-19, orang yang lebih rentan terinfeksi disarankan swakarantina di rumah. Tetapi, bagaimana jika orang di rumah ada yang terinfeksi virus corona Covid-19?
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) merekomendasikan bahwa jika ada orang di rumah yang positif virus corona Covid-19. Semua orang di rumah harus mengarantina dirinya sendiri selama minimal 14 hari atau lebih lama, sampai pasien tidak mengalami gejala atau hasil tesnya negatif.
Jika seorang kerabat memiliki gejala mirip flu, tetapi belum tes virus corona Covid-19, pakar kesehatan global, Dr. Macklin E. Guzman menyarankan seseorang harus memanggil penyedia layanan kesehatan untuk tes medis.
Sementara itu, swakarantina bisa membantu mencegah penularan dan penyebaran virus corona Covid-19 pada orang di sekitar. Tetapi, CDC mengatakan ada langkah-langkah yang bisa dilakukan anggota keluarga dan teman sekamar agar tetap sehat.
Guzman menyarankan seseorang mengikuti langkah-langkah perlindungan diri dari ahli kesehatan, jika seseorang di rumah positif terinfeksi virus corona Covid-19.
"Biasanya aman jika Anda mengikuti perlindungan yang direkomendasikan untuk mencegah penyebaran dan menjaga jarak dari anggota keluarga yang terinfeksi," jelas CDC dikutip dari Fox News.
CDC juga merekomendasikan anggota keluarga yang positif terinfeksi corona Covid-19 tinggal di satu ruangan sama yang jauh dari kamar lainnya. Bahkan sediakan kamar mandi khusus mereka jika memungkinkan.
Selain itu, pintu menuju kamar orang yang terinfeksi virus corona Covid-19 juga perlu ditutup dan hanya satu anggota keluarga yang harus merawatnya.
Namun, orang yang merawat anggota keluarga positif corona Covid-19 juga perlu meninggalkan makanan di luar kamar dan mereka perlu memakai masker jika pengasuh masuk ke dalam ruangannya.
Baca Juga: Satu Lagi Pasien Positif Virus Corona di Kota Solo Meninggal Dunia
Sedangkan, anggota keluarga yang sudah tua, sangat muda dan memiliki masalah kesehatan bawaan perlu menjaga jarak atau menghindari interaksi. Jauhkan tempat sampah tisu dan limbah lainnya milik keluarga yang terinfeksi corona dengan orang lain.
Para ahli juga menyarankan pasien yang terinfeksi corona Covid-19 menghindari kontak dengan hewan peliharaan di rumah. Karena, hewan peliharan mungkin saja bisa tertular virus.
Selama karantina di rumah, orang yang sehat juga perlu memantau gejala dan suhu tubuhnya ketika tinggal dengan orang yang positif corona Covid-19. Segera hubungi dokter jika Anda mulai merasa sakit.
Berita Terkait
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal