Suara.com - Bunda Perlu Tahu, Ciri Anak Bahagia Bukan Hanya Sering Tertawa Lho!
Anak sering tertawa dan gembira bisa membuat orangtua percaya mereka dalam keadaan bahagia. Padahal menurut pakar, ciri anak bahagia bukan sekadar sering tertawa.
Sebanyak 75 persen orang tua beranggapan bahwa anak-anak yang tersenyum menandakan kebahagiaan. Angka tersebut berdasarkan survei yang dilakukan oleh Tiga Generasi terhadap 1434 orang tua di seluruh Indonesia.
Namun ternyata tersenyum saja belum cukup menjadi ciri-ciri bahwa anak-anak merasa bahagia. Psikolog Tiga Generasi Ayoe P. Sutomo mengungkapkan bahwa ada tanda lain yang bisa dilihat jika anak merasa bahagia.
"Bisa juga dilihat dari tanda ekspresi dan gesturnya yang positif, tumbuh kembangnya baik. Maka kemudian dia juga akan punya banyak teman," papar Ayoe dalam siaran langsung pada laman Youtube NestleLactogrow, Kamis (19/3/2020).
Anak bahagia juga akan cenderung memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan mudah mengungkapkan apa yang ia rasakan dengan tepat. Ayoe menambahkan, perasaan bahagia itu akan berdampak positif pada anak-anak.
"Anak bahagia cenderung memiliki empati, lebih mudah untuk dia bersosialisai, memiliki motivasi belajar yang tinggi," katanya.
Manfaat tersebut akan berlanjut saat si anak tumbuh dewasa. Menurut Ayoe anak-anak yang berbahagia cenderung akan memiliki kesehatan mental yang lebih sehat saat ia dewasa.
Hal tersebut akan berbalik negatif jika anak-anak tidak merasa bahagia. Ayoe mengungkapkan, anak bahkan bisa kehilangan motivasi untuk belajar dan bermain. Hingga terjadi masalah emosi dan perilaku.
Baca Juga: Apa yang Membuat Anak Bahagia? Ternyata Bukan Mainan Lho
"Bisa saja terjadi depresi pada anak. Efek jangka panjangnya, ada jurnal yang menyatakan anak cenderung obesitas dan sulit menghadapi tantangan dan ketahanan mental," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi